Menteri ESDM Tekankan Pentingnya Peran BPPTKG
Ia menekankan pentingnya lembaga seperti BPPTKG dalam mitigasi bencana serta sebagai lembaga ilmiah.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, melakukan kunjungan ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY, Kamis (6/8/2015). Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya lembaga seperti BPPTKG dalam mitigasi bencana serta sebagai lembaga ilmiah.
Di sela sambutannya di acara halal bi halal, Menteri ESDM, Sudirman Said, membahas pentingnya peran dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY. Bukan hanya masalah mitigasi bencana saja, namun juga sebagai otoritas keilmuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Ia mengatakan, selama ini aktivitas gunung dipersepsikan sebagai sumber bencana dan masalah, padahal banyak sekali segi keilmuan yang bisa didapat. Belum lagi sumber daya mineral yang berkat penelitian dan riset dapat dieksplorasi dan dimanfaatkan. Sebagai suatu badan geologi, BPPTKG sebagai otoritas ilmiah juga diwajibkan membuat kebijakan yang terus didasarkan oleb pertimbangan ilmiah.
"Banyak sekali doktor-doktor dan peneliti yang lahir berkat balai ini. Berkat penelitian juga, menyumbang banyak sekali sumbangsih ke dunia pendidikan, sumber daya mineral yang juga dapat dieksplor. Kami terus mengembangkan tenaga ahli supaya potensi-potensi ini dapat dikembangkan masyarakat," ujar Sudirman, di BPPTKG DIY, Kamis (6/8/2015).
Selain itu, Sudirman juga banyak membahas bidang-bidang yang terus disorot oleh Kementrian ESDM. Ia mengatakan dari segi kinerja, permintaan pasokan BBM diperkirakan akan terus semakin besar, padahal kemampuan produksi ekspolorasi pengolahan berkurang. Sehingga diperlukan cadangan-cadangan minyak yang diperkuat dengan bidang eksplorasi yang progresif.
Ia juga menyorot program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW) yang dicanangkan selama lima tahun ke depan. Investasi megaproyek tersebut bahkan membutuhkan biaya lebih dari seribu triliunan rupiah. Sebagian besar anggaran pun didapat dari pihak investor swasta, sehingga butuh mekanisme yang matang supaya masyarakat tak hanya menonton swasta mengelola listrik, namun juga mendapat manfaat yang setimpal.
"Di bidang program kelistrikan, anggaran sebanyak 1100 triliun lewat kita menyaksikan orang lain mengoperasikan listrik, jangan sampai masyarakat hanya sedikit mendapatkan manfaatnya," ujar Sudirman.
Selain itu, Sudirman juga membahas pengelolaan SDM. Ia mengatakan banyak sekali pihak-pihak pengelola sumber daya mineral (SDM). Pihak kementrian sedang gencar menertibkan perusahaan tambang mineral tak berizin. Di tambah, kementrian juga sedang mendorong Hilirisasi produk-produk mineral agar nilainya lebih baik.
"Yang diidentifilasi yang tidak memenuhi syarat kita tertibkan, selain itu juga untuk mendorong hilirasasi. Harga barang mentah 1/50 dari barang olahan, apabila dapat kita mengolah dapat menjadi lebih baik," ujarnya.
Sudirman berharap, badan geologi lebih diperkuat, baik secara teknologi maupun SDMnya. supaya bukan hanya berperan dalam mitigasi bencana saja, tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat,
"Dengan aliran dana untuk badan geologi nanti, diharapkan dapat mengoptimalkan informasi yang dia punya untuk kemaslahatan masyarakat,
Riset dan penelitian terus digencarkan itu yang jadi agenda ke depan. Peralatan di modernisir,analisis lebih cepat dan lebih mutakhir," ujarnya.
Sudirman juga terus mengapresiasi kinerja seluruh pegawai ESDM khususnya kepada seluruh 400 staf yang bekerja di 200 titik gunung berapi di seluruh Indonesia.
"Urusan ESDM bukan hanya harga BBM, tidak sekedar subsidi,urusan vulkanologi. Ada 400 pegawai esdm di 200 titik di gunung merapi. Rela ditempatkan di daerah terpencil, saking kesulitan akses, bahkan gajian hanya tiga bulan sekali.
Mereka adalah pahlawan penuh dedikasi yang berguna untuk masyarakat, untuk warning dan mitigasi bencana," ujar Sudirman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menteri-esdm_0608_20150806_184249.jpg)