Perbaikan Enam Jembatan di Magelang akan Berhenti H-7 Lebaran
DPUESDM Magelang menyatakan proyek perbaikan jalan dan jembatan akan dihentikan pada H-7 Lebaran. Hal ini untu memperlancar arus mudik dan balik.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pihak Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUESDM) Kabupaten Magelang menyatakan proyek perbaikan jalan dan jembatan akan dihentikan pada H-7 Lebaran.
Hal ini, agar arus mudik dan balik bisa lancar dan tidak terganggu dengan proyek tersebut.
"Kami juga sudah menyurati para penyedia jasa untuk menyingkirkan material proyek. Jangan sampai ada yang di badan jalan sehingga mengganggu dan membahayakan pengendara, khususnya saat arus mudik," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Magelang, Sutarno, Senin (6/7/2015).
Sutarno menjelaskan, saat ini masih ada enam proyek perbaikan jembatan di wilayah Kabupaten Magelang yang saat ini dalam tahap pengerjaan.
Dia mengatakan, meski saat ini tengah diperbaiki, namun H-7 mendatang proyek sudah harus dihentikan.
Menurut Sutarno, enam jembatan tersebut berada di enam jalur jalan kabupaten yang berfungsi sebagai jalur alternatif penghubung antar kabupaten maupun antar provinsi.
Enam jalur itu ialah jalur Grabag-Pagonan (perbaikan jembatan Kalangan), Manglong-Kalikodil (perbaikan jembatan), Dampit-Rejowinangun (pelebaran jalan), jalur Mendut-Japuan (perbaikan jembatan Udal), Bandongan-Widusari (perbaikan jembatan Kemesu), Japunan-Banjarnegoro (perbaikan jembatan Senden),
Untuk jembatan- jembatan yang perbaikannya harus ditutup total, arus lalu lintas dilewatkan melalui jalur lain. Sedangkan untuk perbaikan yang tidak mengharuskan ditutup, pengendara bisa tetap melintas dengan buka tutup jalan.
Pihaknya juga meminta para pengguna jalan untuk hati- hati selama arus mudik besok. Para pengguna jalan diminta selalu memperhatikan rambu, baik siang maupun malam, karena banyak proyek yang sedang berlangsung.
“Selain enam jembatan tersebut, masih terdapat empat jembatan lain yang dijadwalkan untuk diperbaiki tahun ini. Keempat jembatan tersebut saat ini masih dalam tahap lelang. Meski masuk dalam rencana perbaikan, namun keempat jembatan masih bisa dipakai dan untuk arus mudik maupun arus balik besok masih lancar," ujarnya.
Salah satu pengguna jalan, Solikhan mengaku terganggu dengan perbaikan jembatan yang sedang dilaksanakan di Mendut-Japuan.
Dia pun berharap agar proyek bisa segera selesai sehingga arus lalu lintas kembali seperti semula. Karena, jalan ini adalah salah satu jalur alternatif penghubung antar Provinsi yang sering digunakan untuk menghindari kemacetan di jalan nasional.
“Saya berharap pihak DPUESDM bisa cepat menyelesaikan perbaikan," tandasnya. (Tribunjogja.com)