Cicipi Gurihnya Gudeg Basah Khas Yogyakarta di Warung Mbok Mandeg
Makanan in telah menjadi ikon kuliner khas Yogyakarta
Penulis: Hamim Thohari | Editor: Muhammad Fatoni
Untuk pemilihan nama, perempuan yang akrab disapa Lia tersebut menyatakan, Mbok Mandeg tersebut gabungan dari kata "Mbok" yang berarti Ayo dan "Mandeg" merupakan singkatan dari kata Mangan Gudeg (makan gudeg). Jadi nama tersebut memiiki arti Ayo Makan Gudeg.
Ada beragam pilihan menu gudeg di tempat makan yang didesign dengan nuansa modern tersebut. Diantaranya, gudeg krecek tahu, gudeg krecek tempe, gudeg krecek telur, gudeg krecek suwir, gudeg krecek paha, dudeg krecek rempela ati, gudeg ceker, dan beberapa varian gudeg lainya. Gudeg tersebut bisa dinikmati bersama nasi putih ataupun bubur.
Meskipun menjual makanan tradisional, tetapi tempat makan ini dirancang dengan sentuhan nuansa modern, dan terasa cukup nyaman. Pemilihan konsep modern tersebut bertujuan untuk menarik pelanggan dari kalangan anak muda.
"Gudeg sendiri adalah makanan tradisional dan identik dengan penggemarnya yang telah tua. Tetapi dengan tampilan yang fresh ini kami ingin menggaet pelanggan dari segmen anak muda," ujar Dahlia Pertiwi Sari.
Selain gudeg, di Mbok Mandeg pengunjung juga bisa memesan beragam menu lainya, seperti nasi campur spesial Mbok Mandeg, bakmi goreng spesial, ayam barbeque, ayam geprek, soto betawi, nila bakar/goreng, gurami bakar/goreng, dan beberapa menu lainya.
Nasi campur spesial Mbok Mandeg juga menjadi salah satu menu andalan, selain gudeg. Dalam menu ini nasi putih disajikan bersama suiran ayam yang dimasak bersama areah, kacang tanah goreng, telur, trancam, ati-ampela goreng, dan sambal. Hidangan ini cocok bagi mereka yang hobi dengan makanan pedas.
Untuk masalah harga, anda tidak usah khawatir karena cukup terjangkau. Anda dapat menikmati beragam menu makanan dari harga mulai Rp7 ribu hingga Rp21 ribu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gudeg2_20150617_184126.jpg)