Pelajar SMP Serang Sekolah Lain saat Rayakan Kelulusan
Puluhan pelajar dari salah satu SMP swasta di Yogya, melakukan penyerangan terhadap pelajar SMP swasta lain, yang berada di wilayah Mantrijeron
Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kelulusan pelajar SMP diwarnai ulah tidak terpuji beberapa pelajar. Puluhan pelajar dari salah satu SMP swasta di Yogya, melakukan penyerangan terhadap pelajar SMP swasta lain, yang berada di wilayah Mantrijeron, Yogya, Rabu (10/6/2015).
Kejadian tersebut terjadi seusai pelajar SMP swasta yang melakukan penyerangan merayakan kelulusan dengan mencorat-coret baju seragam.
“Ada sekitar 54 pelajar yang kami amankan ke Mapolsek Mantrijeron,” ungkap Kapolsek Mantrijeron, Kompol Totok Suwanto.
Dirinya menceritakan, kejadian tersebut bermula ketika puluhan pelajar SMP swasta yang sudah dalam keadaan baju corat-coret datang dari arah utara.
Kemudian, rombongan tersebut langsung menuju ke salah satu SMP swasta yang ada di wilayah Matrijeron dan terjadilah cecok. Aksi lempar batu antara kedua kelompok tersebut tidak terelakkan.
"Petugas yang bertugas di sekolah itu langsung menghubungi polsek guna mendapatkan bantuan pengamanan," tambah Totok.
Berkat kesigapan petugas Polsek yang langsung mendatangi TKP, tawuran pun dapat diredam. Sekitar 54 pelajar yang diamankan kemudian digiring menuju lapangan Minggiran guna dilakukan penggeledahan.
"Setelah kami geledah, kami tidak menemukan senjata tajam ataupun gir dari para pelajar. Mereka hanya melempar batu yang diambil di sekitar TKP," ujarnya.
Tidak ada korban dalam aksi tawuran pelajar tersebut. Pihak Polsek Mantrijeron kemudian melakukan pendataan terhadap puluhan pelajar tersebut.
Selain pendataan, tambah Totok, pihaknya juga melakukan pemanggilan terhadap orang tua dan pihak sekolah dari puluhan pelajar tersebut.
Kemudian, puluhan pelajar mendapatkan pembinaan dari Polsek Mantrijeron agar tidak mengulangi tawuran tersebut. Totok menerangkan, puluhan pelajar yang terdata pada tawuran tersebut akan menjadi catatan tersendiri bagi Sat Intel.
"Dampak langsung tidak sekarang, tapi nanti akan menjadi catatan ketika mengurus Surat Keterangan Catatan Krimalistas (SKCK)," pungkasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tawuran-pelajar_1006_20150610_193502.jpg)