Miras dan Pertikaian antar Pemuda Diamankan Polisi
107 botol minuman keras jenis anggur kolesom, anggur merah, dan miras oplosan berhasil diamankan Polsek Gondokusuman.
Penulis: akb | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – 107 botol minuman keras jenis anggur kolesom, anggur merah, dan miras oplosan berhasil diamankan Polsek Gondokusuman. Miras tersebut disita dari sebuah warung di wilayah Klitren Gondokusuman Yogya.
Selain penyitaan miras, Polsek Gondokusuman juga mengamankan dua pertikaian antar kelompok pemuda di lokasi berbeda. Demikian disampaikan Kompol Eddy Sugiharto, Kapolsek Gondokusuman, Minggu (7/6/2015).
Penyitaan miras tersebut terjadi pada saat Polsek Gondokusuman yang dipimpin langsung oleh Kompol Eddy Sugiharto, Kapolsek Gondokusuman, melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat), Jumat (5/6/2015) malam hingga Sabtu (6/6/2015) pagi hari.
“Sasaran operasi pekat kami, miras, senjata tajam (sajam), premanisme, dan kejahatan jalanan, ungkap Eddy.
Selain menyita miras tersebut, Polsek Gondokusuman juga mengamankan beberapa botol miras dari pesta miras di dua lokasi.
Pada lokasi pertama, tiga botol miras dari beberapa pemulung yang sedang menggelar pesta miras di dekat bengkel Kereta Api (KA) Balaiyasa.
Sedangkan di lokasi kedua, Eddy menerangkan, pihaknya mengamankan dua botol miras jenis oplosan dari empat pemuda yang sedang menggelar pesta miras di depan kantor kecamatan Gondokusuman.
Masih dalam malam yang sama, Polsek Gondokusuman mengamankan dua kelompok pemuda yang bertikai di salah satu kafe wilayah Gondokusuman.
Pertikaian tersebut diduga karena terjadi kesalah pahaman diantara kedua kelompok. Beruntungnya, aksi dapat dicegah dan damaikan berkat kesigapan dari Polsek Gondokusuman mendatangi TKP.
“Kalau terlambat sedikit saja, kemungkinan bisa berkembang menjadi pertikaian antar kelompok yang lebih besar itu,” ujar Eddy.
Menjelang pukul 04.00 pagi hari, Eddy menceritakan, pihaknya berhasil mengamankan puluhan pemuda yang terlibat keributan antar kelompok di halaman parkir sebuah restoran cepat saji di daerah jalan Jendral Sudirman Kotabaru.
Dari dua kejadian pertikaian tersebut, Eddy menjelaskan bahwa yang menjadi faktor pemicu merupakan miras. Karena saat diamankan, kesseluruhan pelaku yang terlibat pertikaian tersebut, terlihat telah mengkonsumsi miras.
“Setelah konsumsi miras, kondisi mabuk menjadikan orang mudah tersinggung dan hilang akal sehat sehingga memicu perkelahian dan keributan,” terang Eddy.
Kegiatan operasi pekat tersebut, rencananya akan rutin dilaksanakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/miras-diamankan-polisi_20150607_143948.jpg)