Baca Ini! Tips Membeli Batu Akik Via Online

Beberapa toko online memiliki kebijakan yang berbeda-beda, seperti sistem pembayaran, cara refund, komplain, dan sebagainya

TRIBUNJOGJA.com | HAMIM TOHARI
Ilustrasi: Kawasan Nol Kilometer sudah sejak lama bahkan sebelum batu akik booming seperti saat ini telah menjadi tempat berjualan bagi puluhan penjual batu akik. 

Jika batu bacan yang ditampilkan penjual di etalase toko online-nya berwarna merah atau warna lainnya, sebaiknya kamu hati-hati atau urungkan niat membeli batu akik dari penjual itu.

Tanyakan juga ke penjual, detil barang yang dijualnya, seperti keaslian, ukuran, tingkat kemiripan barang yang ada di foto dengan aslinya, hingga apakah batu akik yang ingin kamu beli benar-benar dalam keadaan mulus dan tidak retak.

Kamu juga bisa meminta penjual untuk mengunggah foto batu akik tersebut dari berbagai sisi untuk melihat detilnya.

Keempat, jangan lupa untuk membuat kesepakatan tertulis terkait retur atau pengembalian barang jika ternyata batu akik yang kamu beli berbeda dari yang diinginkan.

Usahakan untuk tidak berdiskusi dengan penjual menggunakan kontak pribadi, manfaatkanlah fitur diskusi yang tersedia di situs jual-beli online.

Dengan demikian, diskusi dan kesepakatan akan terdokumentasikan dengan jelas dan diketahui dua pihak.

Kalau nanti barang yang dikirim palsu atau tidak sesuai dengan gambar, kamu dapat menyampaikan komplain melalui fitur yang disediakan dan menjadikan jejak percakapan tersebut sebagai bukti untuk mempermudah proses retur barang.

Oke, itu beberapa tips buat kamu yang gemar berburu batu akik lewat situs jual beli online. Selalu waspada dan hati-hati, jangan sampai kamu "beli batu akik dalam karung." Selamat berbelanja. (*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Tags
Akik
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved