Anggota TNI AU Tewas, Kopassus Bantah Kasus Pengeroyokan
Korban yang merupakan anggota TNI AU ini, menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat di RSPAU Harjolukito Yogyakarta
Penulis: Santo Ari | Editor: Mona Kriesdinar
Laporan Reporter Trinun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Salah satu korban keributan di Halaman Karaoke Bima, Sukoharjo, Solo Baru meninggal dunia.
Korban yang merupakan anggota TNI AU ini, menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat di RSPAU Harjolukito Yogyakarta.
Adapun korban yakni Serma Zulkifli yang menjabat Sarban Dislog Denma Mabesau, meninggal pada Senin (1/6) kemarin. Setelah dilakukan otopsi, jenazah korban di kirim ke rumah duka yang berada di Jakarta.

Jajaran personel TNI AU gelar upacara pelapasan jenazah di depan base ops Lanud Adisutjipto, selasa (2/6) (TRIBUNJOGJA.com | SANTO ARI)
"Keluarga besar TNI AU ikut berduka atas meninggalnya rekan kami yang menjadi korban pengeroyokan oleh oknum anggota grup 2 Kopassus," ujar Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta, Mayor Sus Hamdi Londong seusai menghadiri pelepasan jenasah di Base Ops Lanud Adisutjipto, Selasa (2/6/2015).
Mayor Londong memaparkan dua dari anggota TNI AU, langsung dilarikan ke RSPAU Harjolukito setelah beberapa jam sebelumnya, yakni Minggu (31/5) dini hari empat anggota TNI AU terlibat insiden di halaman parkir Karaoke Bima, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Akan tetapi setelah mendapatkan perawatan intensif, nyawa Zulkifli tak dapat diselamatkan.
Setelah dilakukan otopsi di RSUP Dr Sardjito guna mengetahui penyebab kematian, jajaran personel Lanud Adisutjipto menggelar upacara pelepasan untuk kemudian jenazah diterbangkan dengan menggunakan Pesawat Hercules A a-1327.
Jenazah selanjutnya disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Nusa Indah RT. 12/04 Kec. Ciracas Jakarta timur.
Selain Serma Zulkifli, salah seorang lagi yang dilarikan ke Yogyakarta adalah Pelda Teguh Prasetyo yang merupakan anggota skadron teknik 042 madiun.
Sementara untuk dua orang korban lainnya adalah, Sertu Avel Nuvakto dan Letda Sus Wahyu Jatmiko yang keduanya saat ini mendapatkan penanganan rawat jalan di Solo.
"Sejak masuk rumah sakit Harjolukito, Pelda Teguh sampai sekarang belum sadarkan diri," jelasnya.
Kopassus bantah kasus pengeroyokan
Sementara itu, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasura mengakui adanya insiden yang melibatkan anggotanya.
Namun mereka membantah bahwa itu merupakan kasus pengeroyokan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelepasan-jenazah-anggota-tni-au_20150602_175417.jpg)