Widodo Pilih Jual Jatah Raskin dari Bulog
Hal ini terjadi karena kualitas beras yang diterima tidak bagus.
Penulis: pdg | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Padhang Pranoto
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Warga Desa Socakangsi, Kecamatan Jatinom lebih memilih menjual jatah beras miskin (raskin) daripada mengonsumsinya. Hal ini terjadi karena kualitas beras yang diterima tidak bagus.
Seorang warga, Widodo (38) menyatakan akan menjual beras, jika raskin yang diterimanya berkualitas buruk. Ia mengaku selalu mendapatkan jatah, akan tetapi kualitas berasnya tidak seperti yang diharapkan.
"Kadang-kadang bagus, namun lebih sering saya menerima dengan kualitas yang tidak bagus. Kalau dapat yang seperti itu, mending saya jual saja, daripada dimakan," ujarnya di halaman Balai Desa Socakangsi, seusai pengambilan beras miskin, Rabu (6/5).
Bagaimana tanggapan pihak terkait mengenai hal tersebut? Simak laporan selengkapnya di edisi cetak Tribun Jogja, Kamis (7/5/2015). (*)
Jangan lupa klik Like www.facebook.com/tribunjogjafanspage dan Follow @tribunjogja.