Lapas Klaten Over Kapasitas

Bahkan untuk sebuah ruang yang dirancang bagi lima orang, bisa ditempati melebihi dari kuota seharusnya

Penulis: pdg | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja Padhang Pranoto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Lembaga pemasarakatan (Lapas) II B Klaten mengalami over kapasitas. Bahkan untuk sebuah ruang yang dirancang bagi lima orang, bisa ditempati melebihi dari kuota seharusnya.

"Pada dasarnya overload tentu sangat memengaruhi kondisi napi. Kontak fisik diantara para narapidana acapkali terjadi," ucap Kepala Lapas II B Klaten Budi Priyanto.

Menurutnya, pembangunan gedung baru memerlukan waktu yang sangat panjang. Maka dari itu, pihaknya mencoba segala metode untuk mencegah singgungan fisik tersebut berakhir dengan hal yang tidak diinginkan.

Diantaranya dengan upaya Pembebasan Bersyarat (PB) ataupun Cuti Bersyarat (CB).

"Untuk memindahkan mereka ke lapas lain, hal itu dirasa tidak memungkinkan karena penjara yang lain juga mengalami hal serupa. Langkah yang kami tempuh adalah dengan melakukan kebijakan PB dan CB. Selain itu untuk mengurangi kontak fisik, kami juga sering mengadakan senam bersama," tambahnya.

Kalapas menyatakan, perlu upaya bersama antara pengelola lapas, pemerintah daerah serta dinas terkait untuk mengatasi masalah tersebut.

Kasi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja) Lapas Klaten Eko Bekti Susanto menjelaskan, saat ini Lapas dihuni oleh sekitar 336 napi. Hal itu menurutnya jauh dari kata ideal, dimana tempat tersebut seharusnya dihuni oleh 186 orang saja.

Menurutnya, seorang napi harus memiliki ruang gerak sekitar 5,4 meter persegi. Namun dengan keadaan tersebut, Sebuah sel yang dirancang untuk lima orang bisa dihuni belasan orang.

"Jumlah napi yang menghuni lapas bahkan pernah mencapai 430 orang di bulan Januari hingga Februari. Namun sekarang sudah mulai menurun," tuturnya.

Ia mengkalkulasi, napi narkoba mendominasi jumlah penghuni di Lapas IIB Klaten. Disusul kemudian pelaku tindak perlindungan anak, pencurian dan judi. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Lapas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved