PDAM Tirta Handayani Bakal Bangun Dua Instalasi Pengolah Air

Rencananya untuk menjernihkan air yang didistribusikan kepada pelanggan, PDAM akan membangun dua unit instalasi pengolah air (IPA).

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Keluhan mengenai keruhnya air minum dari jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PADM) Tirta Handayani saat musim penghujan, mendapatkan respon dari perusahaan plat merah tersebut.

Rencananya untuk menjernihkan air yang didistribusikan kepada pelanggan, PDAM akan membangun dua unit instalasi pengolah air (IPA).

Dua IPA ini akan dibangun di dua lokasi sumber air bawah tanah di Gua Seropan dan Bribin. Pembangunan IPA ini akan dilakukan secara bertahap mulai 2016 mendarang.

Direktur PDAM Gunungkidul, Isnawan Fibriyanto mengatakan, PDAM saat ini mengelola 22 sumber air bersih untuk menyuplai 38.431 pelanggan. Dari total 22 sumber tersebut, empat di antaranya merupakan sungai bawah tanah yang setiap memasuki musim penghujan airnya selalu keruh. Akibatnya, air yang didistribusikan kepada pelanggan keruh dan berwarna cokelat.

“Seropan dan Bribin setiap memasuki musim penghujan memang keruh. Makanya, kita akan bangun dua instalasi pengolah air untuk menjernihkannya,” katanya akhir pekan kemarin.

Dengan adanya IPA ini air dari dalam gua yang disedot nantinya akan dimasukkan ke dalam bak pengolahan terlebih dahulu. Setelah dijernihkan dan layak konsumsi, air baru akan didistribusikan kepada pelanggan.

Untuk membangun IPA ini, PDAM menurut Isnawan membutuhkan dana yang cukup besar. Untuk itu pihaknya akan mengajukan anggaran ke pemerintah pusat. Hanya saja saat ini PDAM masih menungu pengesahan peraturan daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke PDAM.

Setelah adanya ayung hukum tentang penyertaan modal tersebut, nantinya biaya pembangunan IP bisa dibiayai oleh Dirjen Cipta Karya. “Nantinya PDAM bangun dulu, setelah itu ditagihkan ke Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Isnawan menambahkan, dengan adanya IPA ini, diharapkan kedepan pelayanan yang diberikan oleh PDAM akan semakin maksimal. Selain kwalitas air yang didistribusikan lebih baik, juga bisa memperluas jangkauan pelayanan.

“Tahun ini mau nambah 1115 sambungan, 2016 sekitar 2000 sambungan lagi,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved