Hati-hati! Ada Lubang di Jalan Ipda Tut Harsono
Jalan berlubang kembali ditemukan di Jalan Ipda Tut Harsono, Yogkarta, tepatnya di depan kantor PT Taspen Persero Yogyakarta
Penulis: tiq | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Pristiqa Ayun Wirastami
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jalan berlubang kembali ditemukan di Jalan Ipda Tut Harsono, Yogkarta, tepatnya di depan kantor PT Taspen Persero Yogyakarta. Lokasi lubang yang terletak di tengah jalan, memaksa para pengendara harus mengurangi laju kendaraan untuk melewati lokasi tersebut.
Papan peringatan pun tak tampak. Hanya sebuah meja kecil yang dipasang terbalik sebagai tanda hat-hati.
Ketika dikonfirmasi hal tersebut, Toto Suroto, Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta mengatakan lokasi jalan berlubang tersebut masih merupakan proyek dari pusat yang dikerjakan oleh Metropolitan Sanitation Management and Health Project (MSMHP).
Ia pun mengaku tidak diberitahu ketika pihak pengembang mengerjakan proyek jalan di sekitaran Balai Kota Yogyakarta tersebut.
"Jalan-jalan sekitaran Balai Kota sering ambles karena memang beban jalannya berat. Dan sejauh ini, penanganan jalan-jalan rusak belum sesuai standart. Apalagi kami (Dinas Kimpraswil, red) tidak pernah diberitahu saat pengerjaan," kata Toto saat ditemui di kantornya.
Beberapa jalan yang rusak, lanjut Toto, memang selalu langsung diperbaiki. Namun proses perbaikannya hanya tambal sulam. Hal itulah yang menyebabkan jalan sekitaran Balai Kota Yogyakarta sering ambles, terutama saat musim hujan datang.
Menurut Toto, perbaikan jalan tersebut seharusnya juga mengikuti instruksi dari Pemerintah Kota Yogyakarta karena masih berada di wilayahnya. Perbaikan jalan yang rusak seharusnya dilakukan mulai dari penggalian dan pemadatan di bagian bawah, baru kemudian ditambal di bagian atas.
"Harusnya secara teknis ya seperti itu. Jangan asal ditambal. Kalau musim hujan seperti ini ya akan terus ambles kalau cuma asal tambal. Malah bikin makin boros," ujar Toto.
Ia pun menghimbau kepada pihak ketiga yang melaksanakan proyek perbaikan jalan di wilayah Pemkot Yogyakarta, untuk menyelesaikan proyek-proyek perbaikan jalan yang saat ini masih terbengkalai dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait.
"Jika proyek perbaikan jalan masih banyak yang belum bisa beres, maka pada tahun ini bisa saja tak keluar izin untuk melaksanakan proyek baru di wilayah kami," tegasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jalan-ambles_1604_20150416_154335.jpg)