Sopir Bus Beralih Profesi Jadi Desainer Grafis Beromzet Ratusan Dollar
Bahkan, pekerjaan ini mampu mengangkat ekonomi desa tersebut dan menjadi desa yang aman dan bebas dari aksi premanisme.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Hendy Kurniawan
Salah satu desainer grafis muda, Reza Pahlevi (23), mengaku kegiatan mendesain logo untuk merk baju, butik, nama perusahaan, hingga toko di luar negeri, sudah menjadi kesibukannya di luar kuliah. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) ini bahkan, bisa membeli mobil sedan Nissan dengan hasil desainnya.
“Saya pernah menang 925 dollar. Uang desain itu juga bisa saya pergunakan untuk biaya kuliah. Jadi saya tidak minta orang tua,” imbuhnya.
Yunan Hamami (36), warga lainnya mengaku awalnya tidak terlalu tertarik dengan desain, karena ia sudah menjadi pengajar di SMP Negeri 2 Kajoran Kabupaten Magelang dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, melihat adik dan para tetangga yang sukses menjadi desainer logo, ia pun tertarik dan menekuni desain meski masih menjadi pekerjaan sambilan.
“Lumayan bisa dapat ratusan dollar, sembari memanfaatkan waktu,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dollar-as-amerika-serikat_.jpg)