Warga Sleman Ini Mampu Ciptakan Hummer Seharga Jutaan Rupiah
Kendati hanya replika, namun jangan ditanya soal kemampuan. Hummer buatannya telah terbukti tangguh di medan offroad Gunung Merapi.
Penulis: ang | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Siapa yang tak kenal dengan Hummer, mobil jenis sport utility vehicle (SUV) yang memiliki bodi layaknya truk itu masuk dalam ketegori mobil mewah.
Bagaimana tidak, mobil tangguh asal Negeri Paman Sam, Amerika Serikat itu dibanderol dengan harga miliaran rupiah tiap unitnya.
Namun ditangan Eko Budi Rahmanto (59) warga Hargobinangun, Kecamatan Pakem harga mobil tersebut hanya kisaran ratusan juta rupiah saja. Bukan Hummer yang asli tentunya, namun replika yang mendekati aslinya.
“Untuk bodi bisa dikatakan satu banding satu dengan aslinya, karena model yang digunakan serupa dengan aslinya,” ungkap Eko saat ditemui di rumah sekaligus workshop-nya, Senin (23/2/2015).
Kendati hanya replika, namun jangan ditanya soal kemampuan. Hummer buatannya telah terbukti tangguh di medan offroad Gunung Merapi.
Dengan berbekal mesin Toyota 1KZ, Hummer buatannya memiliki tenaga kuda yang mumpuni untuk kelas kendaraan berpenggerak empat roda atau 4x4 WD.

(Hummer H1 kreasi Eko Budi Rahmanto warga Hargobinangun Pakem Sleman. Foto: IST/Kaskus.co.id)
“Dengan sedikit penyesuaian, mesin tetap stabil meski dipakai untuk jalur offroad yang garang. Apalagi berat totalnya mencapai 1,8 ton, sehingga mesinnya harus mampu menghasilkan power yang besar,” katanya.
Sementara untuk rangka mobil yang lazim digunakan sebagai kendaraan andalan tentara AS itu, Eko mengandalkan chasis truk bekas. Bukan tanpa alasan Eko memilih chasis truk sebagai penopang replika Hummer-nya, terlebih kendaraan besar ini perlu dasar yang kokoh untuk melibas medan terjal.
“Hampir semua spare partnya menggunakan barang bekas. Kebetulan saya memang suka modifikasi, tinggal tekuk sana pres sini, chasis Hummer didapat,” ujarnya sembari bercanda.
Bermula Dari Teman
Menurutnya, ide awal pembuatan replika Hummer tersebut lantaran ada permintaan rekannya untuk memperbaiki Hummer miliknya. Di tengah kegiatan memperbaiki mobil bernilai miliaran rupiah itu, ia merasa mampu untuk membuat mobil serupa.
Bak gayung bersambut, seorang koleganya memintanya untuk membuat mobil replika Hummer dengan budget yang masih terjangkau. Merasa tertantang, Eko pun mulai berburu spare part.
“Setelah semua kebutuhan dasar terpenuhi, proses pengerjaannya cukup lima bulan saja. Dan hasilnya bisa dilihat, tapi belum termasuk melengkapi eksterior dan interiornya, baru berupa bentuk utuh Hummer,” katanya menjelaskan.

Kendati kebanyakan merupakan spare part modifikasi, namun ia juga menyelipkan beberapa bagian asli dari empunya Hummer. Seperti kap mesin dan spion yang sengaja dibelinya meskipun berasal dari tangan kedua.
“Bagian-bagian yang sulit dibuat ya harus dibelikan meskipun second, agar hasilnya maksimal,” terangnya.
Untuk satu unit ‘Hummer’ rakitannya, menghabiskan dana sekitar Rp400 juta. Eko sendiri sudah membuat mobil replika Hummer sebanyak sepuluh unit yang merupakan pesanan dari koleganya di Jakarta, Medan, dan Bali. Sayangnya, di luar koleganya ia belum tertarik untuk membuka order.
“Untuk memperkecil risiko, karena pengerjaannya tidak bisa langsung selesai dan penentuan budget di awal. Tapi harus ada kesepakatan terlebih dahulu,” tukasnya.
Anda tertarik untuk ikut berkreasi? (*)