Pendapatan Warga Miskin Kota Yogya Rp 300 Ribu/Bulan

Di dalam SIM itu nantinya akan disusun data warga miskin sesuai dengan by name, by adress dan problemnya.

Penulis: tea | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta akan meluncurkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Penanggulangan Kemiskinan berbasis internet yang berisi himpunan data terkait kemiskinan dan informasi penanggulangan kemiskinan daerah.
Peluncuran itu direncanakan awal Januari 2015.

"Kita himpun data kemiskinan di seluruh Kota Yogya dan mengelolanya di dalam satu wadah SIM yang bisa diakses siapa saja," kata Kus Wijoyomulyo, Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Rabu (19/11/2014).

Menurutnya, SIM Penanggulangan Kemiskinan ini sangat tepat digunakan sebagai sistem informasi manajemen sebab di dalamnya terdapat basis data kemiskinan yang akurat. Nantinya setiap pengampu kebijakan bisa langsung melihat realita problem kemiskinan di Kota Yogyakarta.

"Sehingga nantinya pejabat daerah akan semakin peduli pada program kemiskinan," ujar dia.

Di dalam SIM itu nantinya akan disusun data warga miskin sesuai dengan by name, by adress dan problemnya. Sumber pendataannya berasal dari rapor keluarga yang sudah disusun oleh Bappeda. Ada beberapa perangkat untuk mengevaluasi problem keluarga sehingga rapor keluarga itu akan mendokumentasikan sejarah dari problem keluarga tersebut.

"Dari catatan kami problem kemiskinan paling tinggi masalah pendapatan kemiskinan, dimana pendapatan keluarga masih dibawa UMR, atau bahkan hanya Rp 300 ribu per bulan," ujarnya. (Tribunjogja.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved