Angka KDRT di Sleman Meningkat
Angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di Sleman meningkat
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di Sleman meningkat. Hal tersebut seiring kesadaran masyarakat dalam melaporkan tindak kekerasan itu.
"Masyarakat semakin terbuka dan tida segan melaporkan jika terjadi KDRT yang dulu dianggap tabu karena urusan internal masing-masing keluarga," ungkap Nurul Hayah, Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPMPP) Sleman saat ditemui, Kamis (23/10/2014).
Dari data Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sleman, jumlah kasus kekerasan dengan korban perempuan dan anak hingga September 2014 sebanyak 76 kasus.
Jumlah tersebut lebih banyak dibanding dengan kasus serupa yang terjadi sepanjang 2013 yakni sebanyak 72 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 kasus merupakan kasus baru, 13 kasus ulangan, dan 16 kasus rujukan dari jaringan P2TP2A Sleman.
"Jumlah itu merupakan kasus yang dilaporkan. Semakin banyak yang lapor, mengindikasikan tingkat kesadaran masyarakat juga meningkat," paparnya. (tribunjogja.com)