Lipsus Harga Batu Mulia Selangit
Simbol Status dan Bikin percaya Diri
Biasanya, pemilihan batu mulia untuk koleksi, ketika dikenakan dapat menambah rasa percaya diri
Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SEORANG gemologist atau ahli tentang batu mulia asal Cirebon, Nugroho, mengatakan, memakai batu mulia bukan sekadar sebagai sebagai hiasan, namun juga simbol status sosial. Kualitas dan harga jenis batu akik yang dipakai, juga dipercaya menjadi ukuran.
Biasanya, pemilihan batu mulia untuk koleksi, ketika dikenakan dapat menambah rasa percaya diri. Termasuk ketika bertemu dengan kolega bisnis atau para pejabat pemerintahan.
"Yang jelas, karena batu mulia itu kan bukan cuma perhiasan, tapi juga simbol status sosial. Untuk kalangan tertentu bisa menjadi patokan status sosialnya," katanya.
Menurutnya, hal itu dapat diketahui mayoritas para kalangan menengah ke atas yang berlatar belakang pengusaha dan pejabat tinggi, lebih memilih Ruby, Blue Saphir, Zamrud, dan Mata Kucing (Cat Eyses). Harganya pun paling rendah sekitar Rp 5 juta.
Ketua Asosiasi Perajin Perhiasan dan Batu Permata Jatim, H Moh Fathoni Masruchan mengatakan, selain sebagai koleksi, para kalangan atas memburu batu mulia itu juga sebagai barang yang diinvestasikan.
Sebab, batu mulia seperti emas, semakin bertambah tahun harganya semakin mahal. "Kelihatannya sepele, tapi nilainya tinggi sekali," katanya. (tribunjogja.com)