Gunung Slamet Siaga

Hujan Pasir dari Gunung Slamet Guyur Banyumas

Dung......Dung..... Suara dentuman dan Gemuruh Gunung Slamet kembali menggelegar.

Editor: tea

- Dung......Dung..... Suara dentuman dan Gemuruh Gunung Slamet kembali menggelegar. Sontak suara itu membuat ribuan warga yang tinggal di lereng Gunung Slamet bagian Selatan, panik dan kekhawatiran. Dentuman itu sering terdengar selama 12 jam terkini.

Warga makin khawatir ketika terjadi hujan pasir melanda beberapa desa di tiga kecamatan di Banyumas. Yaitu Kecamatan Sumbang, Kecamatan Kedungbanteng dan Kecamatan Baturraden.

"Tadi pagi sekitar pukul 10.30 suara dentuman terdengar beberapa kali dan bunyinya sangat keras. Bahkan sampai menggetarkan kaca rumah saya," ujar Wiwiek Warga Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Rabu, (17/9).

Menurut dia, sesaat setelah dentuman yang begitu keras, selalu diikuti dengan suara gemuruh yang cukup menakutkan.

"Setiap kali Gunung Slamet berdentum keras, terus terang saya takut dan khawatir kemungkinan terjadi erupsi berskala besar. Tau sendiri kan Gunung

Slamet itu badanya gede dan pastinya material yang ada di dalam kalau sampai keluar semua akan sangat berbahaya dan mengancam keselamatan ratusan ribu orang di sekitar sini," paparnya.

Hal senada diungkapkan, Warga Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Arya Dwipa, mengatakan, suara letusan terdengar berulang kali dan hujan pasir yang turun di desanya cukup membuat mata pedih dan pedas. Hujan pasir masih melanda hingga sore ini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved