Industri Kreatif Digital Yogya

Industri Kreatif Digital Jogja Serap 2000 Tenaga Kerja

Sebagian besar, perusahaan kreatif digital di Yogya merupakan startup yang mulai tumbuh sejak tahun 2009.

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ditengah julukannya sebagai Kota Pelajar, Seniman, Kota Budaya maupun Kota Wisata, kini Yogya juga menunjukan perkembangan pesat dalam bidang industri kreatif digital. Hal ini terungkap dalam survey yang dilakukan Jogja Digital Valley (JDV) bersama dengan Merah Institute tentang Sensus Industri Kreatif Digital Jogja 2014. Dalam laporannya, mereka menyimpulkan bahwa dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, bermunculan berbagai perusahaan kreatif digital baru di Yogyakarta. Sebagian besar, perusahaan kreatif digital di Yogya merupakan startup yang mulai tumbuh sejak tahun 2009. Kemudian pada tahun 2012 dan 2013 menjadi tahun yang paling banyak melahirkan startup dengan jumlah mencapai 35 startup per tahun.

Pada sensus kedua yang mereka lakukan, mereka mencoba melakukan sensus mengenai perusahaan yang bergerak di industri kreatif digital. Mereka mendasarkan acuan pertanyaan pada analisis mengenai potensi ekonomi yang dapat dihasilkan oleh industri kreatif digital. Setelah melakukan survei pada lebih dari 200 perusahaan dan melakukan penyaringan data, akhirnya diperoleh 156 perusahaan yang masuk kategori industri kreatif digital Jogja.

Berdasarkan rilis yang diterima tribunjogja.com, diperoleh data bahwa masing-masing perusahaan kreatif digital ini sudah mempekerjakan karyawan dengan jumlah yang bervariatif. Dari total responden, sebanyak 49% perusahaan menyatakan mempekerjakan 1-5 orang, 19,74% mempekerjakan 6-10 orang, 17,76% mempekerjakan 11-20 orang. Sementara itu, hanya 8,55% atau sebanyak 13 perusahaan yang mempekerjakan karyawan hingga lebih dari 30 orang.

"Perhitungan kasar terhadap statistik menunjukkan setidaknya kurang lebih 2000 orang dipekerjakan oleh total 156 perusahaan yang menjadi responden," demikian keterangan JDV dalam siaran persnya.

Sementara itu, para perusahaan kreatif digital ini juga meyakini bahwa Yogya memiliki sumber daya manusia yang melimpah. Mereka ini dimanfaatkan pula oleh perusahaan yang berbasis di luar kota. Sebanyak 136 perusahaan menyatakan bahwa mereka memiliki kantor pusat di Yogya, sementara 11 kantor lainnya memiliki kantor cabang di Yogya serta 18 lainnya hanya memiliki kantor produksi.

"sebanyak 49,34%, kantor mereka masih menyewa," tambahnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved