Gempa Pacitan
Akibat Gempa, Satu Rumah Warga di Dusun Petir Bantul Retak
Gempa berkuatan 5,6 Skala Richter (SR) yang berpusat di 104 kilometer sebelah tenggara Pacitan dirasakan hingga wilayah Bantul.
Penulis: say | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Siti Ariyanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Gempa berkuatan 5,6 Skala Richter (SR) yang berpusat di 104 kilometer sebelah tenggara Pacitan dirasakan hingga wilayah Bantul. Rumah salah satu warga Dusun Petir, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan pun mengalami retak-retak.
Ahmad Yani, warga Petir yang rumahnya retak-retak akibat gempa yang terjadi tadi, Senin (14/7/2014) sekitar pukul 13.07 mengatakan, rumahnya bukan merupakan bangunan tua. Namun dinding di bagian ruang tamu dan plafon kamar mandi retak.
"Cuma retak sedikit kok," kata Yani saat dihubungi wartawan.
Ia sendiri belum mengetahui, apakah rumah tetangga sekitarnya ada yang rusak atau tidak. "Tadi saat goyangan gempa saya lagi main komputer. Kaya goyang-goyang gitu," tambahnya.
Sementara itu Dwi Daryanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menjelaskan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan berarti yang berarti yang diterima pihaknya. Gempa tadi juga tidak mempengaruhi tingginya gelombang di laut selatan.
"Gempa tadi tidak berpotensi Tsunami," papar Dwi. (*)