Perwira Lanud Adisutjipto Naik Pangkat
Sebanyak 145 perwira di jajaran TNI AU Lanud Adisutjipto mendapat kenaikan pangkat.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak 38 perwira di jajaran TNI AU Lanud Adisutjipto mendapat kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat ini disampaikan dalam sebuah upacara yang dipimpin Danlanud TNI AU Adisutjipto, Marsma TNI Agus Munandar yang berlangsung di gedung Jupiter, Selasa (1/4/2014).
Berdasarkan Kep No. 54/ T III/ III/ 2014 tanggal 4 Maret 2014. Kenaikan Pangkat Perwira di Lanud Adisutjipto dengan perincian 1 orang Letkol menjadi Kolonel, 5 orang Mayor menjadi Letkol, 19 kapten menjadi Mayor, 9 orang letnan satu menjadi kapten dan 4 orang Letnan Dua menjadi Letnan Satu.
Usai upacara pelaporan Korps kenaikan pangkat di tempat terpisah, Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto memimpin Upacara Kenaikan Pangkat bagi 107 anggota Lanud Adisutjipto dari golongan Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil.
Upacara kenaikan pangkat tersebut, diikuti seluruh personel Lanud Adisutjipto dan dimeriahkan dengan acara tradisi pemecahan telur kepada perwakilan Bintara, tamtama yang naik pangkat. Kemudian akhirnya acara tradisi di tutup dengan pemberian ucapan selamat dan penyiraman air.
Dalam sambutannya, Komandan Pangkalan TNI AU Lanud Adisutjipto Marsma TNI Agus Munandar menyatakan bahwa setiap jenjang kenaikan pangkat, terlebih pada strata Perwira, dituntut sejumlah kriteria tertentu yang tidak bisa ditawar-tawar.
Selain faktor persyaratan administratif dan masa kepangkatan minimal, yang tak kalah pentingnya adalah aspek moral dan disiplin.
Sementara dari sudut pandang sebagai umat beragama pangkat dan jabatan pada hakekatnya adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, yang dilaksanakan dengan cara melaksanakan semua tugas dan kewajiban secara maksimal dengan penuh keikhlasan.
"Jadilah perwira-perwira yang dapat menjadi panutan bagi bawahannya. Jadilah perwira yang tidak saja pandai memerintah namun yang lebih utama menjadi perwira yang dapat menjadi tauladan," tandasnya. (*)
Skandal Kuliner Terkait :
Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya