Komunitas Waria Minta Perhatian Dinsos DIY
Para waria menganggap perlakuan Pemda selama ini tidak adil.
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Lalu Fahmy Aditia
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Puluhan waria dari komunitas Eben Ezer mendatangi Dinas Sosial (dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (1/4/2014) pagi.
Kedatangan mereka untuk menuntut pemerintah agar lebih memberikan perhatian.
Sefti, salah satu waria menganggap, perlakuan Pemda selama ini tidak adil. Sebab program pelatihan yang diberikan tidak mampu menyentuh anggota komunitasnya yang sebagian besar bekerja sebagai pengamen.
"Kita tidak pernah disentuh," kata Septi dihadapan pejabat Dinsos DIY.
Sedangkan Laras, sekretaris somunitas itu mengatakan, anggotanya juga menuntut persamaan hak. Karena pelatihan tahunan yang diselenggarakan pemerintah kerap diberikan kepada waria yang sudah kaya karena menjadi pekerja malam.
Laras menuntut pemerintah dapat menyamakan hak mereka. "Pelatihan malah diberikan kepada waria yang tidak di jalan dan memang sudah kaya karena keluar malam. Di sini kami menuntut hak untuk disamakan," sambung Laras. (*)
Skandal Kuliner Terkait :
Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya