Lagu Dukungan Untuk Jokowi Dinyanyikan di Nol Kilometer

Lagu modifikasi tersebut dibawakan oleh Hoss Band pada Pentas Seni dan TumPeng Kebangsaan

Penulis: nbi | Editor: Mona Kriesdinar

Laporan reporter Tribun Jogja, Niti Bayu Indrakrista

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - "Apapun partainya, pilih saja orangnya. Sudah banyak buktinya, Jokowi lah namanya".

Begitulah potongan lagu "Mbak Ayu Jual Jamu" yang dipopulerkan grup band legendaris Indonesia, Koes Plus, yang liriknya telah dimodifikasi oleh Hoss Band untuk menyatakan dukungan kepada sang tokoh idola, Joko Widodo.

Lagu modifikasi tersebut dibawakan oleh Hoss Band pada Pentas Seni dan TumPeng Kebangsaan yang digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret, kawasan Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Kamis (13/3/2014) sore.

Pilihan "Mbak Ayu Jual Jamu" sebagai lagu yang liriknya akan ditata ulang juga bukan tanpa alasan. Hoss Band menyesuaikan dengan kejadian meninggalnya sang pengarang lagu yang juga penggebuk drum Koes Plus, Muri.

Personel Hoss Band, Wowok mengatakan, mereka merasa Jokowi adalah tokoh yang memberi harapan pada masyarakat Indonesia di tengah kesuraman yang melanda di ranah sosial dan politik saat ini.

"Jokowi adalah sosok yang dirindukan bagi kepentingan nasional," kata Wowok.

Dalam penampilannya, mereka mengenakan kaus hitam bergambar foto Jokowi, berhias tulisan "Presiden Indonesia 2014" dan "Jokowi atau Tidak Sama Sekali".

Ia melanjutkan, simpati terhadap Jokowi sudah dirasakan sejak pria bertubuh kurus itu menjabat Wali Kota Solo. Saat itu, Hoss Band sempat didaulat mengisi acara syukuran terpilihnya Jokowi sebagai wali kota.

Setelah acara, ujar Wowok, Jokowi juga mengajak mereka makan bersama melalui ajudannya. "Misal pun beliau sudah lupa (pada peristiwa tersebut), kami tidak akan pernah lupa," ujar Wowok sembari tersenyum.

Sore itu, Wowok dan teman-temannya membawakan sejumlah lagu Koes Plus "asli", sebelum kemudian membawakan "Mbak Ayu Jual Jamu" paska modifikasi. Usai lagu tersebut, penampilan terpaksa dihentikan karena hujan mulai mengguyur area terbuka itu.

Rekan Wowok, Genjor mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah disodori sebuah lagu dari panitia mengenai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, untuk dibawakan pada pementasan tersebut. Namun karena waktu yang terlalu mepet dan jenis musik yang tidak terlalu sesuai dengan area keahlian mereka, maka keduanya mencari alternatif lain.

Hasilnya, hanya dalam waktu semalam, "Mbak Ayu Jual Jamu" berganti wajah.

"Daripada kami harus garap lagu baru sama sekali, malah lebih sulit," kata pria berambut gondrong itu. (tribunjogja.com)

Skandal Kuliner Terkait :
Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya

Tags
Jokowi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved