Plafon Kelas Runtuh Timpa 29 Siswa
Tiba-tiba terdengar suara retakan yang diikuti dengan runtuhnya atap.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Plafon ruang kelas 4 SD Neger Panjatan, Desa Salam, Patuk, tiba-tiba runtuh dan menimpa 29 siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar, Jumat (27/1/2013) pagi sekitar pukul 08.00 Wib. Tiga orang siswa mengalami luka ringan karena tertimpa dudukan lampu, sementara puluhan lainnya mengalami trauma.
Menurut guru kelas 4, Suparini, runtuhnya plafon kelas terjadi saat pelajaran PKN. Tiba-tiba terdengar suara retakan yang diikuti dengan runtuhnya atap. Seluruh siswa yang berada di dalam kelas tertimpa plafon yang terbuat dari bahan gypsum.
"Saya sempat lari sehingga tidak ikut tertimpa. Saya jatuh di pojokan kelas," katanya.
Setelah plafon runtuh, para siswa langsung menangis histeris. Beberapa siswa kemudian keluar dari ruang kelas, beberapa di antaranya bahkan harus melewati bawah bangku karena material gipsum menutupi ruangan.
"Anak-anak langsung keluar. Ada tiga orang yang terluka karena tertimpa dudukan lampu," ujarnya.
Setelah seluruh siswa keluar dari dalam kelas, material gipsum langsung dibersihkan. Sementara seluruh siswa dipulangkan lebih awal. (*)