Teman Dibunuh Karena Tak Pinjamkan Korek Api
Diperkirakan, tersangka langsung kabur ke Kaltim setelah membunuh teman akrabnya itu
TRIBUNJOGJA.COM, SIDOARJO - Hanya karena persoalan tidak dipinjami korek api, saudara kembar, M Khusen dan M Khasan, 20, tega membunuh temannya sendiri, Riyan Saifudin, 23, warga Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan di dekat area kebun tebu Desa Telasih, Tulangan, beberapa waktu lalu. Kedua tersangka asal Desa Janti, Kecamatan Tulangan yang bersembunyi di Desa Handi, Kecamatan Muara Jawa, Kaltim ini akhirnya berhasil ditangkap anggota Satpidum Polres Sidoarjo, Rabu (27/11/2013).
Pascakejadian pembunuhan Riyan, kedua saudara kembar itu langsung tidak ada di rumah. Diperkirakan, tersangka langsung kabur ke Kaltim setelah membunuh teman akrabnya itu. Namun bagaimana proses kaburnya kedua tersangka, apakah naik pesawat atau kapal laut, masih didalami polisi.
“Pengakuan tersangka karena mereka tidak dipinjami korek api, tapi masih kami kembangkan ke penyidikan lain,” tutur Kasat Reskrim AKP Rony Setyadi didampingi Kanit Pidum Iptu Havid, Kamis (28/11/2013).
Setelah tersangka tidak dipinjami korek api, tersangka Khasan mengambil batu dan memukulkan ke kepala korban sebanyak 3 kali dan korban langsung terkapar. Setelah korban tak sadarkan diri dan darah terus mengucur dari kepala, saudara kembar itu mengangkat rel lori lalu ditindihkan ke kepala korban.
Untuk mengungkap kasus ini, Iptu Havid mengaku mengalami kesulitan karena tidak ada saksi yang mengetahui peristiwa itu. Namun penyidik memiliki keyakinan di antara teman korban, setelah kejadian yang tidak ada di rumah adalah Khasan dan Khusen. “Dari penelusuran yang kami lakukan akhirnya tersangkanya bisa kami tangkap,” jelasnya.
Tersangka Khasan dan Khusen mengaku khilaf atas perbuatan yang dilakukan tidak sengaja tapi karena dilanda emosi akhirnya korban sampai terbunuh. “Khilaf waktu itu. Nggak tahu kok tiba-tiba saya mengambil batu lalu saya pukulkan ke kepala Riyan,” tutur tersangka Khasan.(*)