Royal Wedding, Keraton Siapkan 3 Kereta Kencana untuk Keluarga Pakualaman
Sedianya, Sri Paduka Paku Alam IX juga akan mengikuti kirab dari depan Pagelaran menyusuri Jalan Malioboro
Penulis: esa | Editor: Mona Kriesdinar
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ekasanti Anugraheni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keraton Kasultanan Yogyakarta menyiapkan tiga kereta kencana untuk kerabat Kadipaten Pakualaman dalam kirab pernikahan agung GKR Hayu dan KPH Notonegoro pada 23 Oktober 2013. Sedianya, Sri Paduka Paku Alam IX juga akan mengikuti kirab dari depan Pagelaran menyusuri Jalan Malioboro hingga Bangsal Kepatihan.
Kabag Humas Sekda DIY, Iswanto yang juga terdaftar sebagai panitia pernikahan agung itu mengatakan, total ada 12 kereta kencana milik Keraton yang akan digunakan. Tiga kereta diantaranya digunakan untuk kerabat PA IX yakni Kyai Kanjeng Mondrojwolo yang akan dinaiki oleh PA IX serta kereta Kus Gading untuk kerabat PA lainnya.
"Nanti kereta itu juga akan diujicobakan dalam Gladi Kotor, 19 Oktober mendatang," tutur Iswanto, Jumat (27/9/2013).
Dengan adanya penambahan kereta untuk kerabat Pakualaman, sehingga total kereta kencana yang akan dikirab sebanyak 12 kereta. Lima kereta dinaiki oleh rombongan mempelai di barisan paling depan. Terdiri dari Kereta Kyai Kanjeng Notopuro untuk para utusan ndalem, Kereta Jongwiyat untuk mempelai, Kereta Rejopawoko untuk patah manten, Kereta Rotobiru serta Kereta Permili untuk para penari Bedhoyo.
Selain itu, mempelai juga akan diiringi oleh para penari Lawung ageng yang mengendarai 12 kuda di bagian depan. Serta pasukan Bregodo Bugis dan Bregodo Daeng (prajurit keraton) yang totalnya mencapai 80 orang.
Menyusul rombongan mempelai, empat kereta kencana berikutnya akan membawa rombongan keluarga Keraton Kasultanan Yogyakarta. Pertama Kereta Kyai Kanjeng Wimono Putro yang akan dinaiki oleh Sang Raja, Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta Ratu, GKR Hemas. Kereta ini akan ditarik oleh delapan kud sehingga diprediksikan panjang kereta mencapai lebih dari 10 meter. Berikutnya, Kereta Kus Abut, Kus Cemeng dan Kus ijem mengikuti di belakang kereta Raja untuk para putri Keraton.
"Rombongan Raja juga akan diiringi oleh empat prajurit bregodo Keraton. Totalnya sekitar 160 prajurit yakni Bregodo Wirobrojo, Mantrijero, Ketanggung dan Prawirotomo," papar Iswanto.
Lantas pada deretan terakhir, rombongan kerabat Pakualaman IX menaiki tiga kereta kencana milik Keraton.
Melihat rangkaian pesertanya, Kirab Pernikahan Agung (Pawiwahan Ageng) Keraton Kasultanan Yogyakarta dipastikan akan menjadi salah satu perhelatan pariwisata besar di DIY. Tak heran jika acara itu menarik perhatian sejumlah jurnalis dari negara lain. Jurnalis Turki bahkan sudah mengajukan izin peliputan Pernikahan Agung Keraton kepada Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Pakualam IX beberapa hari lalu.
"Nanti akan ada titik-titik khusus pengambilan gambar. Di Alun-alun utara, Titik Nol Kilometer dan Malioboro," ucapnya.
Sebelumnya, Raja Keraton Kasultanan Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, rangkaian pernikahan agung GKR Hayu dan KPH Notonegoro diproyeksikan untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke DIY. Oleh karenanya, pihaknya akan bekerjasama dengan perwakilan-perwakilan DIY di negara lain untuk mempromosikan event besar tersebut. Termasuk dengan merancang sebuah website resmi yang memuatserba-serbi pernikahan Agung Keraton Kasultanan Yogyakarta.
"Ditunggu saja launchingnya. Nanti website itu akan memuat berbagai informasi tentang prosesi pernikahan, baju yang dikenakan, dan lain sebagainya," tutur GKR Hayu beberapa waktu silam. (esa)