Penyerangan Lapas Cebongan
Danrem 072 Pamungkas: Sidang Cebongan Tak Perlu Teleconference
Sidang kasus penyerangan LP Cebongan akan segera di gelar bulan Juni ini.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sidang kasus penyerangan LP Cebongan akan segera di gelar bulan Juni ini. Polemik seputar pelaksanaan sidang yang digadang-gadang akan digelar menggunakan teleconference bagi saksi-saksi semakin memanas.
Sejauh ini, pihak LPSK menginginkan para saksi memberikan kesaksian melalui teleconference. Sebaliknya, Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Adi Widjaja menyatakan, teleconference tak perlu digunakan.
"Tidak perlu menggunakan teleconference untuk kesaksian para saksi. Jarak dari LP menuju persidangan cukup dekat dan mudah dijangkau. Tidak ada alasan kuat untuk penggunaan teleconference," ujarnya ditemui seusai menghadiri peresmian Memorial Soeharto, Sabtu (8/6/2013).
Menurut Adi, para saksi baik tahanan maupun sipir dari sisi kesehatan memungkinkan untuk dibawa ke persidangan.
"Itu nggak fair, LPSK janganlah merekayasa, jangan jadi provokator. Katanya suruh terbuka kok pake teleconference. Jangan bohongi rakyat yang lainlah," pintanya. (*)