Pilgub Jateng 2013
Golput di Klaten 42 Persen
Golput disebabkan berbagai faktor
Penulis: oda | Editor: Rina Eviana Dewi
Divisi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Klaten Suharso menuturkan mengatakan golput disebabkan berbagai faktor, seperti merantau, sedang bekerja, sakit, dan ada alasan lain.
“Namun untuk prosentasenya masing-masing, kami belum tahu persis. Tapi untuk golputnya sekitar 42 persen koma sekian. Faktor lainnya bisa dari pertimbangan pemilih sendiri. Yang dapat kita pantau hanya seperti merantau dan sebagainya. Di luar itu, kita tidak tahu alasannya mengapa mereka tidak menggunakan hak pilihnya,” jelas Suharso, kepada Tribunjogja.com, di Klaten, Selasa (28/5/2013).
Sementara itu, salah satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Margono, mengatakan sekitar 50 persen dari jumlah DPT Pilgub Jateng 2013 di desa tersebut memilih untuk golput.
“Dari 50 persen golput yang ada di Plosowangi, sebagian besar merupakan warga yang merantau. Ada pula yang apatis atau ada orangnya di rumah tapi tidak mau datang ke TPS untuk memilih,” ucapnya, kepada Tribunjogja.com.
Hal yang sama dikatakan, Ketua PPS Canan, Kecamatan Wedi, Nur Suci Hidayati, ia menuturkan golput di desanya sekitar 42 persen dari 2.775 DPT di desanya. “Mayoritas pemilih yang golput di desa kami dikarenakan meranta dan ada pula yang bekerja sampai melebihi jam 1, sehingga tidak datang ke TPS,” tuturnya. (*)