Menteri PU Keluhkan Pintu Belakang Mobil Esemka Pesanannya
PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) sudah mengirimkan sebanyak 40 unit mobil Esemka kepada para pemesan.
Penulis: Ikrob Didik Irawan | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) sudah mengirimkan sebanyak 40 unit mobil Esemka kepada para pemesan. Namun setelah dipakai, para pemesan masih mengeluhkan beberapa bagian mobil yang dianggap kurang nyaman.
Ke 40 mobil Esemka yang dirakit di Tangerang tersebut adalah tipe Rajawali dan Bima. Menurut Sabar Budi, Humas PT SMK ke 40 mobil dikirim ke beberapa kota di antaranya Cilegon, Kediri, Jakarta, Ciamis, Surabaya, dan beberapa kota lain.
“Pengiriman dilakukan April lalu. Jadi para pemesan sudah mencoba dan mengirimkan keluhannya kepada kami,” katanya, kepada Tribunjogja.com, Kamis (23/5/2013).
Salah satu mobil Esemka tersebut dikirimkan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto. Sabar mengatakan, menteri yang akrab dipanggil Djokir itu sudah menggunakan mobil Esemka tersebut untuk bepergian. Setelah menjajal itu, Djoko kemudian menyampaikan keluhannya kepada PT SMK yang dijadikan sebagai umpan balik.
“Pak Djoko mengeluhkan pintu bagian belakang kanan kurang nyaman, katanya agak macet. Bagian yang lainya sudah bagus,” ujar Sabar. Tak hanya Menteri PU, keluhan lain juga disampaikan oleh pemesan lain. Keluhan-keluhan itu antara lain pada bagian kabin, noise, dan bagian interior. Namun Sabar memastikan tak ada keluhan terkait performa mesin Esemka.
Selanjutnya, timnya akan melakukan perbaikan terhadap keluhan-keluhan tersebut. Keluhan itu akan dijadikan sebagai bahan koreksi saat memproduksi mobil Esemka selanjutnya. Sabar menyatakan, keluhan itu masih dalam taraf wajar karena memang produksi perdana.
“Untuk produksi selanjutnya, kita sudah melakukan sedikit desain ulang,” terangnya. (*)