Penangkapan Terduga Teroris

Seorang Warga Sempat Dijamu Terduga Terroris

Pasalnya, hanya beberapa jam sebelum penggerebegan, Dullah sempat dijamu para terduga teroris tersebut.

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Rina Eviana Dewi


Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM , KEBUMEN - Penggerebegan tujuh terduga teroris di Dusun Kembaran Desa Ungaran Kecamatan Kutowinangun, Kebumen pada Rabu (8/5/2013) tidak akan pernah dilupakan Rowati (54) dan suaminya Dullah Wardi (56). Pasalnya, hanya beberapa jam sebelum penggerebegan, Dullah sempat dijamu para terduga teroris tersebut.

"Suami saya kan memang pekerjaan sampingannya tukang sumur selain menarik becak. Entah tau dari siapa, pada hari Rabu siang itu suami saya diminta bersihin sumur mereka. Setelah selesai, upahnya lumayan kata suami saya, bisa untuk beli roko sepuluh bungkus," jelas Rowati ketika ditemui di rumahnya, Kamis (9/5/2013).

Ia mengatakan, menurut penuturan suaminya, tidak banyak keanehan selama berada di rumah itu. Bahkan ketika Wardi telah pulang dan kembali ke sana karena sandalnya tertinggal, suaminya itu diajak minum. Dari perbincangan sewaktu minum itu, diketahui para terduga teroris orangnya masih muda dan bersikap cukup ramah.

"Suami saya sempat nanya pekerjaan mereka. Katanya sih jualan jamu. Tapi jamu apa nggak dijelaskan. Eh, tahu-tahu waktu dah pulang itu kok maghribnya ada kejadian ini," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved