Sengketa Gua Pindul

Penutupan Paksa Pindul Cederai Mediasi

Sebaliknya, Immawan mengapresiasi sikap warga masyarakat setempat yang bisa menahan diri dengan tidak melakukan tindakan anarkis.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Sigit Widya
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menyesalkan tindakan penutupan mulut Gua Pindul oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Warga Bejiharjo untuk Gua Pindul dan Kelompok Taruna  Wisata.

Tindakan tersebut menurut Immawan mencederai proses mediasi yang sedang dilaksanakan Pemerintah Daerah. "Tidakan penutupan tidak sesuai dengan upaya mediasi yang sudah dilakukan," kata Immawan ditemui di kantornya, Kamis (7/3/2013).

Tindakan penutupan Gua Pindul juga membahayakan pelaku karena memancing amarah warga sekitar. Mediasi menurut Immawan sudah dimulai, dan kubu Atiek Damayanti dan pengacaranya, Rohmidi Sri Kusuma mengapreasiasi langkah penyelesaian yang dilakukan.

Sebaliknya, Immawan mengapresiasi sikap warga masyarakat setempat yang bisa menahan diri dengan tidak melakukan tindakan anarkis. Masayarakat sendiri juga diimbau untuk bisa menjaga diri dan tidak mudah terpancing emosi.

Terkait draft Raperda Pengelolaan Tempat Wisata, Ketua DPW PAN DIY ini menegaskan sudah masuk tahap finalisasi. Raperda akan disampaikan ke DPRD Gunungkidul paling lambat akhir pekan ini. Pemkab Gunungkidul pun sudah melaporkannya kepada Gubernur.

Immawan meminta seluruh warga masyarakat untuk melaksanakan aktifitas sesuai koridor hukum yang berlaku.

Anggota Komisi B DPRD DIY, Ahmad Sumiyanto, menyatakan, secara prinsip, gua dan sungai tak boleh dikuasai pribadi. Gua dan sungai milik masyarakat serta negara. Terkait dengan masalah Pindul ini, sebaiknya semuanya diserahkan kepada hukum yang berlaku.

"Semua pihak duduk bersama. Permasalahan yang ada dikembalikan kepada aturan main yang berlaku. Pasti hukum nantinya akan objektif," kata Ahmad Sumiyanto.

(Tribunjogja.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved