Terorisme
Keluarga Teroris di Ngruki Pilih Bungkam
Dari informasi yang didapat, keluarga Ali tercatat sebagai warga RT 1/2 Gambuan, Baluarti, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.
Ali yang ditangkap oleh Tim Detasemen Antiteror (Densus) 88 Mabes Polri di Purbalingga juga membuat para tetangga kaget dan tidak menyangka, jika Ali terlibat dalam jaringan terlarang.
Ali Zaenal, anak dari pasangan Nur Adib dan Wartiyem, tampak menutup diri dan enggan berkomentar atas penangkapan putera mereka.
Sementara itu, menurut Edi Sutopo, Ketua RT 5, keluarga Ali Zaenal bukan warga asli Ngruki walaupun sudah tinggal di Ngruki selama 15 tahun. Dari informasi yang didapat, keluarga Ali tercatat sebagai warga RT 1/2 Gambuan, Baluarti, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.
"Saya juga tidak begitu mengenal keluarga Ali, dan saat saya dihubungi petugas polsek Baki terkait penangkapan ali oleh Densus pun saya juga tidak bisa memberi keterangan banyak," katanya.
Berdasarkan keterangan Edi, keluarga Ali hingga sekarang juga belum menyerahkan Kartu Keluarga atau keterangan pindah warga ke Ngruki. Keluarga Ali hingga saat ini, belum didatangi ada perwakilan dari Kepolisian yang memberi keterangan terkait penangkapan Ali. "Sampai saat ini dari pihak berwajib belum ada yang menemui keluarga Ali," kata Edi.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Densus 88 meringkus Ali Zaenal di sebuah pondok pesantren di Desa Gumuruh, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (16/12/2012). Zaenal ditangkap sekitar pukul 05.30 WIB, dengan tuduhan terkait kelompok Farhan (19), yang terlibat tiga aksi penyerangan terhadap pos pengamanan dan pos polisi di Solo selama bulan Agustus 2012.
Pertama aksi penembakan di Pospam Simpang Gemblengan, Jumat (17/8/2012). Kedua, di Bundaran Gladak, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (18/8/2012). Ketiga, yang menewaskan seorang anggota kepolisian Bripka Dwi Data Subekti di Pos Polisi Singosaren, Jalan Rajiman Serengan, Solo, Kamis (30/8/2012).
Sebelumnya, Farhan dan rekannya Mukhsin (19) tewas dalam baku tembak dengan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di Jalan Veteran, Solo, Jumat (31/8/2012). Satu anggota Densus 88 pun ikut gugur dalam tugas yakni Briptu Suherman.
(Tribunjogja.com)