Terorisme
SMA Warga Solo Diteror Bom
Sehari setelah teror bom di Polsek Pasar Kliwon, ancaman bom kembali mengguncang Solo.
Penulis: Ikrob Didik Irawan | Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Sehari setelah teror bom di Polsek Pasar Kliwon, ancaman bom kembali mengguncang Solo. Kali ini teror menimpa SMP dan SMA Warga Solo yang terletak satu kompleks. Sekolah yang terletak di jalan Monginsidi ini mendapat ancaman akan diledakkan.
Ancaman tersebut diterima oleh salah seorang guru lewat short message service (SMS) via ponsel. Dalam SMS itu, peneror mengancam akan meledakkan sekolah tepat pukul 11.00. Pihak sekolahan yang ketakutan lalu melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.
"Laporan yang kami terima, ancaman bom lewat SMS. SMS itu diterima oleh salah seorang guru yang intinya pelaku akan meledakkan sekolahan," kata Sartam, Pasiops Brimobda Detasemen C Polda Jateng, Rabu (21/11/2012). Namun polisi masih enggan menyebutkan nomor ponsel yang digunakan oleh peneror.
Saat ini, petugas dari Brimob dan Polresta Solo sudah tiba di lokasi. Mereka langsung melakukan pengamanan. Namun meski mendapatkan teror, aktifitas belajar mengajar para siswa tetap berlangsung. Gerbang sekolah ditutup rapat. Polisi bersenjata lengkap berjaga disekitar lokasi. Beberapa petugas terlihat melakukan penyisiran.
"Aktifitas para siswa tetap berjalan. Jangan sampai mereka terpengaruh dengan teror tersebut," kata Sartam lagi. Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjimain terlihat datang ke sekolahan. Kapolres langsung masuk. Di dalam sekolahan, berlangsung pertemuan antara guru dengan aparat kepolisian. (*)