Teroris di Solo

Rumah Terduga Teroris Anggri di Batikan Tertutup Rapat

Pintu rumah milik orang tua terduga teroris, Anggri Pamungkas itu tertutup rapat. Warung sayur milik, Warsih, ibu Anggri, pun tertutup

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ade Rizal

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Rumah sederhana di gang sempit di Kampung Batikan RT 01 RW 03 Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (24/09/2012) pagi itu nampak sepi dan tertutup. Pintu rumah milik orang tua terduga teroris, Anggri Pamungkas itu tertutup rapat. Warung sayur milik, Warsih, ibu Anggri, pun tertutup rapat.

Sesaat setelah Tribun Jogja mengetuk pintu rumah itu, seorang pria parobaya ke luar dari rumah. Awalnya, bukan sambutan ramah memang yang didapat wartawan dari pria yang rambutnya sudah beruban itu.

"Nyari siapa? Orangnya tidak ada di rumah! Ngapain ke sini?" kata laki-laki bernama Sihono yang merupakan ayah dari Anggri tersebut dengan nada meninggi, saat bertemu dengan wartawan.

Meski awalnya tidak mengakui identitas dirinya sebagai Sihono, orangtua Anggri, namun akhirnya pria itu mau menjawab sejumlah pertanyaan dari wartawan. Sihono meyakini, anaknya tidak bersalah dan tidak terlibat dalam aksi terorisme. "Anaknya pendiam," katanya singkat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved