Komunitas

Asyiknya Main Papan Luncur di Predator Skate Park Bantul

Sejak Maret 2012 lalu, di wilayah Kasongan, Bantul, seseorang yang menggemari olahraga ekstrim ini membangun skate park secara independen.

Asyiknya Main Papan Luncur di Predator Skate Park Bantul
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GOZALI
Pecinta skateboard bersiap latihan di Predator Skate Park

Dengan semangat, Danang berkata bahwa generasi muda saat ini didominasi oleh skaters berusia 11 tahun, baik di Jakarta atau pun Bali. Dengan adanya Predator Skate Park, lanjutnya, ini merupakan ancaman bagi pagiat skateboard di luar negeri. Selama ini aksesoris dan pernak-pernik skateboard di ambil dari luar negeri, kini Danang sedang mendesain sendiri papan skate dari kayu asli Indonesia.

“Kita kan raja hutan, kayunya nggak bakalan habis, kenapa nggak buat papan skate sendiri?” ujarnya.

Selain itu, lanjut Danang, ‘truck’ penyangga papan yang digunakan di roda dibuat dari bahan dasar aluminium, dan aluminium terbagus terdapat di Indonesia, begitu juga dengan karet sebagai bahan dasar roda, di mana negeri ini dikenal sebagai penghasil karet yang terbaik.

Desain yang terdapat di Predator Skate Park ini dirancang sendiri olaeh Danang, menurutnya tidak ada aturan yang baku untuk membuat alat-alat bermain skateboard,

“Asal tahu basic, bisa nyaman dipakai, itu sudah oke,” pungkasnya.

Di Predator Skate Park terdapat beragam jenis rail, piramid, ledge, dan sebagainya untuk menguji trik dan adrenalin para skaters. Terdapat satu piramid yang dilengkapi dengan hand rail, leds, dan tiga banks, selain itu di Predator juga ada Drop in berupa lima anak tangga dan down ledge untuk menguji ketrampilan. Skate Park berukuran medium memang sudah cukup memenuhi standart sebuat arena bermain dan kompetisi.

Hal ini juga dibenarkan oleh Juraimi bin Jumeli, skaters asal Singapura, kelahiran 1987 ini mengatakan selain tempatnya asik, ‘floor’nya juga bisa membuat laju lebih cepat. Juraimi, yang bermain skateboard sejak 1997 ini telah menjuarai berbagai kompetisi, di antaranya Malaysia Wild Chanel, Makasar IOXC (Indonesia Open X-treme Competion),  Singapore X-treme Championship, dan Metal Game Singapore, semoga saja dengan datangnya skaters profesional dari berbagai penjuru, prestasi skaters lokal bisa semakin meningkat, dan pemerintah mau melirik olahraga yang positif ini. (Riezky Andhika Pradana)

Penulis: rap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved