Mudik Lebaran

Tiada Ampun untuk Masinis Madat

Tak hanya masinis saja, tapi asisten masinis, kondektur dan seluruh pegawai PT KAI juga akan dikenakan sanksi pecat

Laporan Reporter Tribun Jogja, Susilo Wahid Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM,
PURWOKERTO
- Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menindak tegas para masinis yang terbukti mengonsumsi obat-obat terlarang. Hal itu dilakukan demi meningkatkan keamanan dan pelayan PT KAI terhadap masyarakat pengguna kereta.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono mengatakan bahwa pihaknya tidak segan-segan memberhentikan secara tidak terhormat (memecat-red) para masinis yang terbukti mengonsumsi obat-obat terlarang.

"Tak hanya masinis saja, tapi asisten masinis, kondektur dan seluruh pegawai PT KAI juga akan diperlakukan demikian," kata Surono di sela-sela kegiatan tes urin terhadap para masinis di Stasiun Purwokerto, Jumat (10/8/2012).

Surono mengaku bahwa pihaknya tidak main-main mengenai permasalahan tersebut. Pasalnya, masinis mempunyai tanggung jawab yang besar dalam sebuah perjalanan kereta api.

"Keselamatan seluruh penumpang kereta ditentukan oleh masinis, oleh karena itu masinis dituntut untuk selalu fit dan terbebas dari obat-obat terlarang," tambah Surono.

Sementara itu, kegiatan tes urin tersebut dilakukan guna menjamin kesiapan para masinis jelang arus mudik dan arus balik lebaran yang tinggal beberapa hari lagi. Tes urin tersebut melibatkan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dan diikuti oleh puluhan masinis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved