Angkutan Lebaran 2012
Pustral UGM : Pemudik Motor Rawan Lakalantas
Kecelakaan mudik umumnya lebih didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua.
Penulis: Muhammad Fatoni |
Kecelakaan tersebut, umumnya lebih didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua. Setiap tahun, tingkat pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor pribadi, khususnya motor selalu terus meningkat.
Saya pribadi melihat dan memprediksi, arus mudik tahun ini juga akan mengalami peningkatan dari sisi jumlah pemudik motor. Inilah yang harus benar-benar diantisipasi oleh pihak kepolisian serta semua pejabat dan pemangku jabatan terkait.
Sebisa mungkin, tegakkan aturan, kalau perlu dipertegas bagi para pemudik agar menghindari mudik dengan menggunakan motor. Disadari atau tidak, keberadaan motor yang digunakan para pemudik tersebut sebenarnya menjadi pemicu kemacetan arus lalu lintas, serta meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.
Ada baiknya juga polisi atau pejabat terkait menetapkan aturan khusus bagi para pemudik motor. Misalnya, dengan memberikan batas jarak maksimum bagi pemudik motor, sehingga angka pemudik motor untuk jarak jauh bisa diitekan.
Selain itu, faktor jarak juga berdampak pada barang bawaan pemudik. Biasanya, pemudik motor yang menempuh perjalanan jauh, barang bawaanya lebih banyak dibanding pemudik dengan jarak dekat atau menengah.
Yang tak kalah penting, jangan memaksakan membonceng penumpang yang melebihi kapasitas, terutama bagi pemudik motor. Jika aturannya maksimal dua orang, jangan memaksakan diri bermotor untuk jarak jauh denga penumpang lebih dari dua orang.
Pemerintah pun seharusnya bisa turun tangan langsung mengantisipasi lonjakan pemudik dengan kendaraan pribadi ini. Misalnya, dengan menggiatkan atau menambah jumlah kendaraan umum, acara mudik gratis dan sejenisnya. Dengan demikian, angka pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi setidaknya bisa ditekan.
Oleh : Ketua Dewan Peneliti Pustral UGM, Heru Sutomo