Joki Ujian
Joki Irwin Mengaku Dibayar Rp 5 Juta
Joki yang tertangkap saat ujian masuk Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta, Irwin Suharry mengaku sudah dua kali beraksi.
Penulis: Mona Kriesdinar |
Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kreisdinar
TRIBUBNJOGJA.COM, YOGYA - Joki yang tertangkap saat ujian masuk Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta, Irwin Suharry mengaku sudah dua kali beraksi.
TRIBUBNJOGJA.COM, YOGYA - Joki yang tertangkap saat ujian masuk Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta, Irwin Suharry mengaku sudah dua kali beraksi.
Percobaan perjokian pada gelombang pertama gagal, karena tidak lulus ujian. Kemudian tertangkap ketika melakukan aksinya kembali pada gelombang kedua. Untuk menjalankan aksinya itu, ia dibayar Rp 5 juta setelah peserta dinyatakan lulus ujian.
“Saya bekerja sendiri,” pengakuannya sambil tertunduk lesu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kabid Humas UGM, Widjayanti menyatakan tim pengawas ujian masuk Fakultas Kedokteran menangkap 53 calon mahasiswa yang terindikasi melakukan kecurangan dan perjokian. Dari peserta ditemukan barang bukti headset dan ponsel serupa jam. Mereka kemudian dibawa ke Polres Sleman untuk diperiksa. (*)