Evakuasi Korban Sukhoi
Danrem Surya Kencana Bersyukur Evakuasi Lancar
Danrem 061 Surya Kencana Kolonel Infantri Anton Mukti Putranto bersyukur evakuasi lancar
Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM, BOGOR - Setelah diumumkan secara resmi bahwa evakuasi yang dilakukan tim SAR
gabungan ditutup, Danrem 061 Surya Kencana Kolonel Infantri Anton Mukti
Putranto langsung memimpin doa atas terlaksananya pelaksanaan evakuasi
yang berjalan lancar.
Disaat hujan besar mengguyur Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat, sore ini, Jumat (18/5/2012) Putranto memimpin doa, memanjatkan rasa syukur atas berjalannya proses evakuasi secara baik
"Kepada yang hadir di sini kita menundukan sejenak kepala kita sebagai rasa syukur kepada Allah karena selama sepuluh hari kegiatan SAR gabungan berjalan dengan baik," ucap Putranto di Pasir Pogor, Cijeruk, Jawa Barat, Jumat (18/5/2012).
Kemudian, ia pun langsung memimpin doa. "Mari kita berdoa, berdoa mulai," ucap Putranto.
Sejenak suasana pun hening, hanya terdengar suara gemerincik hujan yang jatuh ke tenda di halipad Cipelang. Suasana begitu terasa khidmat selama beberapa menit.
Putranto pun memohon maaf kepada semua pihak bila dalam pelaksanaan evakuasi tersebut ada yang tersinggung atau merasa terganggum
"Terimakasih kepada rekan-rekan semuanya mohon maaf bila ada tersinggiung dengan ucapan kami, dan kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," terangnya.
Disaat hujan besar mengguyur Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat, sore ini, Jumat (18/5/2012) Putranto memimpin doa, memanjatkan rasa syukur atas berjalannya proses evakuasi secara baik
"Kepada yang hadir di sini kita menundukan sejenak kepala kita sebagai rasa syukur kepada Allah karena selama sepuluh hari kegiatan SAR gabungan berjalan dengan baik," ucap Putranto di Pasir Pogor, Cijeruk, Jawa Barat, Jumat (18/5/2012).
Kemudian, ia pun langsung memimpin doa. "Mari kita berdoa, berdoa mulai," ucap Putranto.
Sejenak suasana pun hening, hanya terdengar suara gemerincik hujan yang jatuh ke tenda di halipad Cipelang. Suasana begitu terasa khidmat selama beberapa menit.
Putranto pun memohon maaf kepada semua pihak bila dalam pelaksanaan evakuasi tersebut ada yang tersinggung atau merasa terganggum
"Terimakasih kepada rekan-rekan semuanya mohon maaf bila ada tersinggiung dengan ucapan kami, dan kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," terangnya.