Pesawat Sukhoi Hilang
Basarnas : Kecil Kemungkinan Korban Selamat
Kemungkinan ada korban penumpang Sukhoi Superjet 100 selamat sangat kecil
Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kepala Humas Basarnas, Gagah Prakoso, mengatakan kemungkinan
adanya korban selamat dalam jatuhnya Pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang
hilang kontak di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, pada hari, Rabu
(10/5/2012) kemarin sangat kecil.
"Berdasarkan pengalaman kami, jika pesawat menabrak tebing dan hancur berantakan tidak ada korban selamat," ujar Gagah, kepada wartawan, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012),
Pesawat Sukhoi Super Jet 100, jatuh di koordinat 06.42.61 Selatan, 106.44.41 Timur, atau tepatnya di Desa Batu Kapak, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Kondisi pesawat saat ditemukan hancur berantakan setelah menabrak tebing.
Menurut Gagah, puing pesawat Sukhoi Super Jet 100 sudah ditemukan sejak pagi tadi, dengan puing-puing pesawat berantakan.
"Plat sudah ditemukan," imbuhnya.
Hingga kini, lanjut Gagah, walaupun jenazah sudah ditemukan, namun sampai saat ini belum diketahui jumlah jenazah yang ditemukan.
"Saya belum mengetahui berapa jumlah jenazah korban," tuturnya.
"Berdasarkan pengalaman kami, jika pesawat menabrak tebing dan hancur berantakan tidak ada korban selamat," ujar Gagah, kepada wartawan, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012),
Pesawat Sukhoi Super Jet 100, jatuh di koordinat 06.42.61 Selatan, 106.44.41 Timur, atau tepatnya di Desa Batu Kapak, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Kondisi pesawat saat ditemukan hancur berantakan setelah menabrak tebing.
Menurut Gagah, puing pesawat Sukhoi Super Jet 100 sudah ditemukan sejak pagi tadi, dengan puing-puing pesawat berantakan.
"Plat sudah ditemukan," imbuhnya.
Hingga kini, lanjut Gagah, walaupun jenazah sudah ditemukan, namun sampai saat ini belum diketahui jumlah jenazah yang ditemukan.
"Saya belum mengetahui berapa jumlah jenazah korban," tuturnya.