Teroris Beraksi di Solo

Nama Asli Hayat adalah Pino Damayanto

Hayat alias Ahmad Urip memiliki nama lahir Pino Damayanto.

Tayang:
Editor: jun
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Polri mengungkapkan pelaku peledakan bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh adalah Hayat alias Ahmad Urip, salah satu dari DPO pemboman Cirebon. Hal ini diketahui, dari sidik jari pelaku yang dicocokkan dengan pembuatan SIM yang dilakukannya pada tahun 2005.

Selain itu dicocokkan dengan DNA dari istrinya, Sifria Yosefa Dewi, dan putrinya, Naila, di RS Polri Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur. Termasuk data gigi yang dimiliki pelaku. Tes pemeriksaan DNA ini berlangsung selama 20 jam dan dan baru selesai pada jam 07.00 WIB. Hayat alias Ahmad Urip memiliki nama lahir Pino Damayanto.

"Setelah dilakukan pemeriksaan identik sidik jarinya dan data gigi keluargan diakui oleh keluarga cocok. Kemudian langkah terakhir pemeriksaan DNA dari keluarga. Kesimpulannya tidak terbantah bahwa jenazah pelaku bom bunuh diri GBIS Kepunton Solo adalah Pino Damayanto," ujar Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen (Pol) Musaddeq Ishaq, di Gedung Humas Mabes Polri, Senin (27/9/2011).

Dari data hasil identifikasi jenazah disebutkan Hayat merupakan seorang pria berusia 25-35 tahun, berkulit sawo matang, memiliki bekas operasi hernia dan memiliki bekas penebalan kulit dibagian pergelangan kakinya.

"Kemudian juga membandingkan foto waktu hidup dan setelah meninggal. Ada kecocokan, maka kami nyatakan, cocok. Juga dicocokan ditunjukkan gambarnya kepada teman-temannya yang ditahan sebelumnya. Menyatakan benar itu dia," lanjutnya.

Hayat merupakan orang yang menjadi DPO teroris terkait aksi bom bunuh diri yang dilakukan M Syarif di Masjid Adz-Dzikro di Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat, pada 15 April 2011.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved