Railbus Batara Kresna Resmi Beroperasi

Peresmian ditandai dengan membuka kain putih penutup Railbus yang ditarik dengan kereta kencana

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
Reporter Tribunjogja.com/ Ade Rizal

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Railbus di Kota Solo mulai beroperasi, Selasa (26/7). Moda transportasi yang harganya Rp 16,8 miliar itu diberi nama Batara Kresna. Peluncuran Railbus diresmikan Menteri Perhubungan Indonesia, Freddy Numberi di Loji Gandrung Solo, Selasa (26/7).

Peresmian ditandai dengan membuka kain putih penutup Railbus yang ditarik dengan kereta kencana. Selanjutnya, seremonial peresmian pemberangkatan dengan pemotongan pita dan pecah kendi oleh Freddy Numberi didampingi Wali Kota Solo Joko Widodo. Freddy lantas memberangkatkan Railbus dengan meniup peluit.

Freddy awalnya tak tahu makna nama Batara Kresna. Ia pun lantas menenyakan filosofi nama tersebut. Nama tokoh pewayangan itu, kata Freddy, merupakan ksatria yang selalu membela keadilan dan membahagiakan orang lain. Ia berharap, Railbus benar-benar memberikan kenyamanan sehingga keinginan mebahagiakan rakyat bisa terwujud.

Railbus memiliki keunikan dan menjadi daya tarik pariwisata. Pasalnya, Railbus melintasi satu-satunya jalur rel kereta api di dalam kota dan berbagi jalur dengan moda transportasi darat lainnya."Semoga keberadaan Railbus bisa meningkatkan perekonomian dan memajukan pariwisata di Kota Solo," katanya.

Pengadaan Railbus merupakan bagian dari rencana jangka panjang pembangunan sarana transportasi di Indonesia. Nantinya, pengembangan alat transportasi akan terintegrasi antarsatu moda transportasi dengan moda transportasi lain. Sehingga ke depannya mobilisasi di seluruh daerah bisa terjangkau dengan moda transportasi umum.

Terwujudnya layanan transportasi yang nyaman dan memadai diharapkan bisa mengurangi penggunaan moda transportasi pribadi. Sehingga diharapkan dapat menjadi solusi atas potensi terjadinya kemacetan lalu lintas, khusunya di Kota Solo. "Kalau memungkinkan, Railbus ini akan kami kebangkan agar bisa mengelilingi Solo Raya," katanya.

Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia, Sulistyo Wimbo Harjito mengatakan, moda  transportasi yang merupakan kombinasi konstruksi bus ringan dengan kereta api itu secara teknis sudah siap dioperasikan. Namun, dirinya mengakui masih ada sejumlah prasarana pendukung yang masih harus ditingkatkan. Secara operasional, sudah siap dioperasikan untuk rute Solo - Wonogiri.

Railbus merupakan produksi kedua PT INKA, setelah kereta sejenis diluncurkan di Inderalaya, Sumatera Selatan. Berbeda dengan Railbus di Inderalaya, Railbus di Solo lebih aman dan lebih nyaman bagi penumpang karena dilengkapi pendingin ruangan.

 Moda transportasi itu juga dilengkapi jalur evakuasi darurat jika terjadi kecelakaan. Jalur evaluasi darurat itu maksudnya, Railbus dilengkapi pintu otomatis. Jika terjadi kecelakaan, pintu akan terbuka. Kaca pada Railbus pun bisa dipecah ketika menemui kondisi bahaya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved