Bantul

Beberapa Penerima Program Boga Sehat di Bantul Lebih Suka Bantuan Tunai

Program Boga Sehat bagi warga miskin absolut di Bantul yang dilaksanakan sejak 4 Maret lalu masih menemui kendala.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Program Boga Sehat bagi warga miskin absolut di Bantul yang dilaksanakan sejak 4 Maret lalu masih menemui kendala.

Mulai dari keterlambatan transfer anggaran untuk penyediaan bahan makanan hingga penerima manfaat yang lebih memilih diberi bantuan berupa uang tunai.

Seperti yang dikatakan oleh Camat Sedayu, Fauzan Muarifin, ia mendapat laporan bahwa ada warga penerima manfaat di Sedayu yang lebih suka diberi bantuan uang tunai.

Sewindu Tribun Jogja, Bertekad Jadi Media Rujukan dalam Era Revolusi Industri 4.0

"Jadi ada yang lebih suka tunai tapi tetap diberikan bantuan masakan. Ada, tapi tetap menerima masakan yang diberikan," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (29/4/2019) sore.

Fauzan melanjutkan, tak ada kendala berarti dalam pelaksanaan Boga Sehat di Kecamatan Sedayu.

Baik dalam membuat menu makanan maupun proses mengirimkan ke penerima manfaat.

Namun ia mengaku, berdasar laporan yang ia terima, pembayaran untuk pihak penyedia makanan memang pernah terlambat.

"Hanya pembayaran kadang terlambat setengah bulan. Jadi rekanannya yang tombok, kateringnya yang tombok. Tapi setelah itu tetap dikirim anggarannya," ungkapnya.

Lanjutnya, soal anggaran menu makanan, memang harus mengajukan terlebih dahulu.

Baru setelahnya diganti.

Pelaksanaan Boga Sehat di Bantul Masih Ada Kendala

"Baru nanti diganti kira-kira setengah bulan," katanya.

Serupa, Camat Banguntapan, Endang Rahmawati juga mengatakan ia menerima laporan dari pelaksana di lapangan soal keterlambatan pengiriman anggaran.

"Saya dapat laporan pengelola, kok sampai hari ini belum masuk, Bu," katanya.

Ia pun lantas mengonfirmasi ke pihak terkait belum masuknya anggaran.

"Terus saya konfirm ke sana, Bu ini masuk, saya bilang lagi ke pengelola kalau sudah masuk," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved