Yogyakarta
Terminal VIP Bandara Masih Proses Lelang
Hal ini karena untuk terminal baru mulai dibangun pondasi pada tahun ini. Diperkirakan pada tahun 2020 baru selesai pembangunannya.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekda DIY, Gatot Saptadi menjelaskan terminal VIP masih menunggu pembangunan.
Hal ini karena untuk terminal baru mulai dibangun pondasi pada tahun ini. Diperkirakan pada tahun 2020 baru selesai pembangunannya.
“Tahun ini akan dilelang, bentuk bangunan nanti arsitektur jawa dan standar untuk melayani tamu-tamu kenegaraan. VIP itu nanti milik Pemda DIY,” urainya, Senin (22/4/2019).
• Pesawat Garuda Dijadwalkan Mendarat di YIA pada 26 April
Bandara Internasional Yogyakarta direncanakan akan beroperasi minimum pada tanggal 29 April mendatang.
Sebelum launching dan operasi minimum tersebut direncanakan akan ada pendaratan pesawat berbadan besar dari maskapai Garuda Indonesia.
Dalam rundown tersebut disebutkan untuk tanggal 23 April ada rapat besar, 24 April ada simulasi yang melibatkan moda transportasi pendukung seperti taksi, bus Damri dan kereta di stasiun Wojo, Purworejo, Jateng.
Tanggal 26 April direncanakan akan ada pesawat Garuda mendarat.
Pendaratan Garuda Indonesia ini dalam kaitannya dengan simulasi, mungkin mencoba landasan untuk badan setengah besar.
• Garuda Indonesia Gelar Kartini Flight yang Diawaki Kru Pesawat Pria
Adapun pada tanggal 28 April akan ada pemindahan operasional penerbangan internasional.
“Nanti yang penerbangan internasional mulai diboyong ke sana. Keimigrasian, pemantau atau ATC, baru 29 April ada launching. Secara formal nanti akan disampaikan setelah rapat tanggal 23 April mendatang,” urainya.
Untuk landasan, kata dia, 99 persen sudah siap untuk operasional minimum.
Hal ini masih menunggu koordinasi terkait dengan hal ini.
Untuk landasan sudah berjalan bagus dan masih perlu dicoba untuk pesawat berbadan besar.
Kepala Dishub DIY, Sigit Sapto Raharjo mengatakan, sudah ada moda transportasi menuju bandara dari stasiun Wojo.
Dia menambahkan, ada beberapa persiapkan yang dilakukan pihaknya diantaranya adalah parkir khusus angkutan di bandara.
Ada beberapa bus yang akan digunakan untuk angkutan penumpang ke bandara, diantaranya adalah Damri.
"Untuk taksi belum diatur oleh Angkasa Pura dan Dishub. Nanti akan ada perjanjian yang diatur oleh pihak AP," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)