Miliki Kesamaan 8 Parameter Darah, Pramono Edhi Jadi Donor Sumsum Tulang Belakang Ani Yudhoyono

Miliki Kesamaan 8 Parameter Darah, Pramono Edhi Jadi Donor Sumsum Tulang Belakang Ani Yudhoyono

Editor: Hari Susmayanti
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, usai memberikan keterangan pers pada sesi prakonvensi, dengan anggota Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013). 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim dokter dari RS National Universtiy Hospital Singapura telah menemukan donor sumsum tulang belakang yang cocok untuk pengobatan Ani Yudhoyono.

Dari sekian anggota keluarga Ani Yudhoyono, sang adik, Pramono Edhi Wibowo memiliki delapan parameter darah yang dibutuhkan oleh dokter untuk kebutuhan transplantasi sumsum tulang belakang.

Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) membenarkan jika Pramono Edhie Wibowo, pamannya, akan menjadi donor sumsum tulang belakang untuk Ani Yudhoyono.

"Yang pasti, delapan parameter darah yang dibutuhkan dokter ada di adik Ibu Ani Yudhoyono. Kami bersyukur karena tidak sampai mencari ke mana-mana, bahkan sampai ke seluruh dunia," kata AHY di Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Baca: Kisah Pria Jujur di China, Tang Bisa Biayai Operasi Anak Setelah Kembalikan Dompet yang Ditemukannya

Semua anggota keluarga besarnya sempat diperiksa dan dites darahnya untuk mencari jenis darah yang dibutuhkan tim dokter.

"Delapan parameter dibutuhkan dokter ternyata ada semua di Pramono Edhie Wibowo. Keluarga yang lain mungkin hanya memenuhi empat parameter," ujarnya.

Transplantasi sumsum tulang belakang, kata AHY, adalah siklus lanjutan dari penanganan medis penyakit kanker darah yang dialami Ibu Ani Yudhoyono.

"Saat ini sudah masuk siklus kedua. Semoga semua bisa dilalui dengan lancar," kata Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilu 2019 Partai Demokrat ini.

Seperti diketahui, Ibu Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono, istri presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), divonis mengidap kanker darah.

Baca: Wanita Hamil di Luar Nikah Lahirkan Bayi Sendirian Sambil Lihat Tutorial di Youtube, Keduanya Tewas

Ibu Ani Yudhoyono dirawat intensif di National Universtiy Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019 atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

Menurut AHY, ibunya dalam kondisi "fighting spirit" dalam melawan penyakit kanker yang dideritanya.

"Saya lihat Bu Ani memiliki fighting spirit dan tidak menunjukkan rasa sakitnya, termasuk saat berinteraksi dengan obat-obat keras yang harus dikonsumsinya untuk melawan sel-sel kanker dalam tubuhnya," kata AHY.

Menurutnya, semangat untuk melawan penyakit itu adalah modal bagus, di samping dukungan keluarga dekat dan orang-orang yang selalu datang menjenguk dan mendukungnya untuk memberi semangat dan dukungan moral.

Selama pengobatan di Singapura, Ibu Ani selalu didampingi SBY. Karena itu, selama proses pemilu tahun ini, SBY tidak tidak berada di Indonesia.

"Bahkan, nanti saat hari pencoblosan akan mencoblos di Singapura," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Alasan Pramono Edhie Jadi Satu-satunya Donor Sumsum Tulang Belakang untuk Ani Yudhoyono", https://regional.kompas.com/read/2019/03/28/05431801/ini-alasan-pramono-edhie-jadi-satu-satunya-donor-sumsum-tulang-belakang.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved