Lifestyle

Solusi Hindari Cedera Punggung Anak Karena Beban Tas

Solusi untuk menghindari cedera punggung pada anak akibat membawa tas gendong yang terlalu berat.

Solusi Hindari Cedera Punggung Anak Karena Beban Tas
Tribun Jogja/ Yudha Kristiawan
Siswa SD mengikuti Upacara Bendera HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Jambidan, Jumat (17/8/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM - Tas gendong untuk anak membawa buku dan bekal ke sekolah memang sudah menjadi kebutuhan primer. Apalagi ketika anak bersekolah denhan sistem full day.

Anak memiliki jam di sekolah lebih lama dibandingkan sekolah biasa, alhasil bekal anak anak tersebut semakin banyak.

Beberapa orang tua sadar bahwa anak anak, khususnya yang masih duduk di bangku SD memiliki kemungkinan besar mengalami cedera punggung bila dalam kurun waktu yang lama terkondisikan harus menggendong tas sekolah mereka yang bebanya cukup berat.

Riris Paputi salah satunya. Untuk menghindari beban yang berlebihan pada tas sekolah anak, ia selalu memberikan dua tas untuk mengurai beban.

Baca: Hadirkan Lagu Penawar Rindu

Satu tas gendong untuk membawa buku pelajaran dan alat tulis, satu lagi goody bag untuk membawa bekal makanan dan minuman.

Repot memang resikonya. Namun, langkah ini diambil Riris agar punggung anak tidak terlalu berat menahan bawaan di dalam tas. Bila semua benda masuk ke dalam anak, maka kerja punggung anak semakin besar.

"Kalau bawa satu tas jelas terlalu berat untuk anak meskipun tas digendong. Ada baiknya membagi beban dengan dua tas. Agak sedikit repot tapi punggung anak tidak rawan cedera," kata Riris.

Lain halnya dengan Kurnia, ibu dua anak ini menghindari anak membawa tas gendong. Ia memilihkan anak nya yang masing duduk di bangku kelas TK dan SD dengan tas beroda yang bisa ditarik seperti koper. Langkah ini ia ambil karena khawatir anak mengalami cedera punggung ketika memakai tas gendong dengan beban berlebih dalam waktu lama.

Kurnia melihat beberapa teman anaknya sekolah nampak kesusahan berjalan yang ia yakini lantaran membawa beban yang terlalu berat di tas yang mereka gendong. Ketika ditanya anak memang merasa tidak ada masalah, karena memang harus membawa buku pelajaran, alat tulis, bekal makanan dan minuman memakai botol minum yang otomatis menambah berat isi tas tersebut.

Baca: Pengin Punya Sekolah Dansa Sendiri

Halaman
12
Penulis: yud
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved