Jawa

PNS Pemkab Magelang Dilatih Cara Padamkan Api

Mereka dilatih pengetahuan dasar tentang langkah-langkah pemadaman apabila terjadi kebakaran.

PNS Pemkab Magelang Dilatih Cara Padamkan Api
IST
Peserta mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan dasar penanggulangan kebakaran dari Damkar dan Satuan Pol PP (Satpol PP) Kabupaten Magelan, Senin (21/1/2019). Mereka dilatih pengetahuan dasar tentang langkah-langkah pemadaman apabila terjadi kebakaran. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 40 peserta yang berasal dari perwakilan dinas dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan dasar penanggulangan kebakaran dari Damkar dan Satuan Pol PP (Satpol PP) Kabupaten Magelan, Senin (21/1/2019).

Mereka dilatih pengetahuan dasar tentang langkah-langkah pemadaman apabila terjadi kebakaran.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meminimalisir korban jiwa maupun kerugian akibat kebakaran. Di sisi lain agar Aparatur Sipil Negara (ASN), memiliki pengetahuan dasar tentang langkah penanganan kebakaran di gedung-gedung pemerintahan utamanya," terang Heri Prawoto, Senin (21/1/2019).

Baca: Selidiki Kebakaran Kios di Parkir Senopati, Polsek Gondomanan Periksa 5 Saksi

Berbagai materi dan pengetahuan dasar tentang antisipasi kebakaran diberikan kepada peserta, termasuk apa yang harus dilakukan pertama kali saat terjadi kebakaran.

Pelatihan kali ini pun dibagi menjadi dua materi agar peserta dapat betul-betul memahami. Selainpemaparan materi juga ada praktek lapangan.

"Tahun 2019 ini, kami menargetkan enam pelatihan selain dilingkungan Pemda Kabupaten Magelang, antara lain ada di dua pasar, yakni di Pasar Kaponan dan Pasar Secang, kemudian di dua desa siaga kebakaran yakni di Tegalrejo dan Pucang, kemudian di dua pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Magelang," tutur Heri.

Dalam simulasi pemadaman kebakaran sendiri, diceritakan dapur di lingkungan Pemda Kabupaten Magelang mengalami kebakaran.

Para ASN pun diminta untuk tidak meninggalkan lokasi kebakaran, namun berupaya berani memadamkan titik api dengan menggunakan kain basah pada tungku atau kompor yang terbakar.

Baca: Manggala Agni Disiapkan Antisipasi Kebakaran Hutan, Elnino Diprediksi Januari-Februari

"Hal ini sepele tapi sangat penting sekali. Sering kali hal ini ditinggalkan karena merasa takut. Padahal hal tersebut dapat mengakibatkan kebakaran yang lebih besar lagi apabila tidak segera ditangani dengan benar," ungkap Heri.

Heri menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2018 lalu, terdapat sebanyak 155 kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Magelang, empat diantaranya terjadi di lereng-lereng gunung.

"Kebakaran juga bisa dipengaruhi oleh faktor cuaca apabila pada saat musim kemarau atau panas. Dibandingkan tahun 2017, jumlah kebakaran pada tahun 2018 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Inilah hal yang harus kita antisipasi dengan benar," pungkas Heri.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved