Pendidikan

Cerdaskan Anak Bangsa, Muhammadiyah dan UMY Resmikan Rumah Baca di Papua

Rumah baca ini sebagai langkah konkret turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

Cerdaskan Anak Bangsa, Muhammadiyah dan UMY Resmikan Rumah Baca di Papua
Dok Humas UMY
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meresmikan rumah baca "nabaca bukuga" di Kampung Warmon Kokoda, Sorong, Papua Barat. 

TRIBUNJOGJA.COM - Muhammadiyah bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meresmikan rumah baca 'nabaca bukuga' di Kampung Warmon Kokoda, Sorong, Papua Barat, pada Sabtu (12/1/2019).

Rumah baca ini sebagai langkah konkret turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan banyak generasi muda di Kokoda yang masih perlu bimbingan untuk menjadi seseorang yang unggul. Lewat budaya membaca seseorang akan bisa terbuka wawasannya.

Itulah yang kemudian menjadi perhatian MPM (Majelis Pemberdayaan Masyarakat) PP Muhammadiyah dan UMY untuk mendirikan rumah baca bagi anak-anak di Kokoda.

"Kami hadir ke Kokoda lewat MPM dan UMY. Saya melihat banyak anak kecil di sini, mereka itulah yang nantinya akan terus memajukan dan mengembangkan Kokoda. Lewat budaya membaca tujuan itu pasti bisa terwujud, maka dengan adanya Rumah Baca ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin," kata Haedar, dalam peresmian rumah baca seperti pers release yang diterima Tribunjogja.com.

Baca: MPM PP Muhammadiyah Beri Pendampingan bagi Kelompok Marjinal

Selain Haedar Nashir, peresmian rumah baca di Kokoda juga dihadiri oleh ketua umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djoghantini. Ada juga Rektor UMY Ir. Gunawan Budiyanto, Rektor Unimuda Dr. Rustamaji, ketua MPM PP Muhammadiyah M. Nurul Yamin, Wakil Bupati Sorong Suka Hardono, serta jajaran pejabat di Kabupaten Sorong dan para Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah lainnya.

Rumah Baca "nabaca bukuga" di Kokoda merupakan salah satu program KKN Generasi Bakti Nusantara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (GBN UMY), yang kemudian baru diresmikan tahun 2019 atau beberapa bulan setelah KKN GBN generasi ketiga selesai tugas pada Oktober 2018 silam.

KKN UMY ini juga bekerjasama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah sebagai mediator pelaksana kegiatan.

Rektor UMY Gunawan Budiyanto berharap rumah baca yang baru saja diresmikan bisa memiliki multifungsi yang bisa bermanfaat untuk kegiatan masyarakat khususnya anak-anak di Indonesia bagian timur.

"Saya berharap Rumah Baca ini tidak hanya dijadikan tempat membaca saja. Tapi kalau sore bisa dijadikan tempat baca tulis Al Quran dan kejar paket A, sehingga makin banyak fungsinya semakin maju masyarakatnya," tutur dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved