Sleman

Ini Alasan Disdukcapil Sleman Musnahkan E-KTP Invalid

Disdukcapil Sleman memusnahkan 17,789 keping E-KTP invalid atau rusak.

Ini Alasan Disdukcapil Sleman Musnahkan E-KTP Invalid
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Disdukcapil Sleman, Jazim Sumirat menunjukkan E-KTP invalid di Lapangan Pemkab Sleman, Rabu (19/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Rabu (19/12/2018) pagi, Disdukcapil Sleman memusnahkan 17,789 keping E-KTP invalid atau rusak.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Kepala Disdukcapil Sleman, Jazim Sumirat menjelaskan pemusnahan tersebut sangat perlu dilakukan mengingat isi dari E-KTP tersebut sudah tidak berlaku lagi.

"Kalau tidak dimusnahkan dan tercecer juga rawan penyalahgunaan," kata Jazim pada Tribunjogja.com di Lapangan Pemkab Sleman.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Penyalahgunaan yang dimaksud Jazim adalah pelaku akan menggunakan E-KTP tersebut untuk sejumlah urusan administrasi.

Padahal identitasnya tidak sesuai dengan pemilik E-KTP tersebut.

Jika itu terjadi, maka pemilik E-KTP yang asli bisa dirugikan.

"Apalagi saat pemilu nanti, bisa saja ada oknum yang memanfaatkan E-KTP rusak tersebut," jelas Jazim.

Baca: Disdukcapil Sleman Musnahkan 17 Ribu Unit E-KTP Tidak Layak

Selain karena isinya yang sudah tidak valid lantaran ada perubahan status, E-KTP juga disebut invalid karena rusak secara fisik.

Proses pemusnahan turut disaksikan oleh Komisioner KPU Sleman Indah Sri Wulandari.

Indah juga memastikan bahwa pemusnahan E-KTP ini tidak berpengaruh pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Sudah kami koordinasikan dengan Disdukcapil Sleman," kata Indah.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved