Gunungkidul

Unik, Rapat Koordinasi Geopark Seluruh Indonesia Ini Digelar di Dalam Gua

Unik, Rapat Koordinasi Geopark Seluruh Indonesia Ini Digelar di Dalam Gua dan Tak Perlu Pendingin Ruangan.

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Wisang Seto Pangaribowo
Suasana rapat koordinasi geopark seluruh Indonesia yang digelar di dalam Gua Rancang Kencana, Bleberan, Playen, Gunungkidul, Jumat (16/11/2018). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM - Ada yang unik dari rapat koordinasi geopark seluruh Indonesia yang digelar di Gunungkidul, Jumat (16/11/2018).

Jika biasanya rapat digelar di gedung dengan pendingin ruangan yang sejuk, rapat yang dihadiri oleh Deputi Iptek SDM dan Budaya Maritim, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) Safri Burhanuddin ini digelar di dalam gua.

Ya, Gua Rancang Kencana yang berada di di Dusun Mengguran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul ini menjadi lokasi rapat yang melibatkan puluhan orang tersebut.

Baca: Banyak Sampah di Sungai Bantul, Bupati Perintahkan Lurah dan Camat Bersihkan Sungai

Fasilitas yang ada di dalam gua pun tidak kalah dengan ruang rapat di perkantoran atau gedung.

Di dalam ruangan gua yang masih alami tersebut ada fasilitas proyektor lengkap dengan layar, kursi dan meja.

Tak usah khawatir soal udara, di dalam Gua Rancang Kencana ini udaranya cukup sejuk dan tidak perlu memasang kipas angin atau pendingin ruangan.

Rapat koordinasi geopark seluruh Indonsia sendiri membahas tentang potensi geopark terhadap perekonomian masyarakat sekitarnya.

Baca: Jadwal dan Lokasi Bus SIM Keliling Sabtu 17 November 2018

Deputi Iptek SDM dan Budaya Maritim, kementrian koordinator bidang kemaritiman (Kemenko Maritim) Safri Burhanuddin, bahkan mengatakan keberadaan Geopark Gunung Sewu yang membentang dari Gunungkidul hingga Pacitan bisa mengurangi angka kemiskinan.

"Target kita dalam dua atau tiga tahun kedepan dapat menurunkan angka kemiskinan setidaknya di bawah dua digit," katanya.

Safri mengatakan pengelolaan geopark harus melibatkan masyarakat lokal, serta dibuat sinergitas antar kelompok wisata yang ada di sekitar kawasan Geopark.

Baca: Komentari Kondisi Ekonomi, Sandiaga Uno: Jangan Salahkan Pemerintah Sekarang

"Output hasil rapat koordinasi ini agar dapat bekerja secara bersinergi dan harmonis, karena di setiap geopark memiliki keunikan sendiri-sendiri, untuk itu kita perlu tahu bagaimana cara mengelola Geopark dengan mengajak masyarakat lokal dan dapat tumbuh bersama," katanya. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved