Bantul
Banyak Sampah di Sungai Bantul, Bupati Perintahkan Lurah dan Camat Bersihkan Sungai
Banyak Sampah di Sungai Bantul, Bupati Perintahkan Lurah dan Camat Bersihkan Sungai
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin
TRIBUNJOGJA.COM - Memasuki awal musim penghujan, sepanjang aliran sungai, jembatan dan bendungan di kabupaten Bantul banyak dipenuhi oleh sampah.
Sampah-sampah tersebut datang bersama dengan aliran air yang datang.
Apabila tidak segera dibersihkan, sampah yang menyumbat aliran sungai ini dikhawatirkan akan memicu timbulnya genangan banjir. Terlebih, sampah banyak yang mengendap di bibir jembatan maupun Bendungan.
Menyikapi akan hal itu, Bupati Bantul Drs Suharsono menyampaikan, akan segera memerintahkan seluruh camat dan kepada desa/lurah di Bantul untuk turun ke lapangan.
Baca: Potensi Hujan Lebat di Wilayah DIY Diprediksi Hingga 19 November Mendatang, Berikut Lokasinya
Gotong-royong membersihkan sampah-sampah yang ada di sepanjang aliran sungai, di setiap wilayahnya masing-masing.
"Kalau daerah saya di (kecamatan)Sewon khususnya, sudah saya perintahkan gotong-royong, saya turun langsung. Atas inisiatif sendiri, karena saya tergugah. Di daerah (kecamatan) lain, saya akan perintahkan Pak Camat dan Pak Lurah untuk membersihkan sampah di kali-kali itu," kata Suharsono, ketika ditemui seusai senam sehat dalam acara peringatan hari kesehatan Nasional ke-54 di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (16/11/2018)
Menurut dia, di Kecamatan Sewon kerap kali terjadi banjir ketika musim penghujan datang. Sehingga, Ia merasa perlu untuk membersihkan sungai yang ada di kecamatan Sewon tersebut, terutama sampah yang ada di depan rumah pribadinya.
Baca: Peringati Hari Kesehatan Nasional, Bupati Bantul Senam Goyang Dayung Bersama Ratusan Ibu-ibu
"Wilayah Sewon kan biasa banjir, maka saya bersihkan. Di depan rumah saya (sekarang ini) sudah bersih dari sampah dan lumpur-lumpurnya," papar dia.
Kapan di wilayah lain akan dibersihkan juga dari sampah?
Suharsono mengungkapkan, tanggal 21 November 2018, rencananya, akan ada pelantikan lurah terpilih se-kabupaten Bantul. "Nanti semua saya perintahkan lurahnya (bersihkan sampah)," terang dia.
Sebab itu, ketika pelantikan nanti, seluruh lurah terpilih diwajibkan harus datang, tidak terkecuali. "Harus datang. Kalau tidak datang, mau saya jemput pakai ambulance," tegas Bupati.
Lebih lanjut, mantan perwira menengah kepolisian Polda Banten ini menjelaskan bahwa ujung tombak keberhasilan dari roda Pemerintah Daerah ada di pemerintahan tingkat desa atau kelurahan.
Baca: Kurangi Resiko Bencana Akibat Hujan, Eko Suwanto Ajak Masyarakat Cinta Lingkungan
Seperti halnya kepolisian, ujung tombak keberhasilannya ada di setiap kepolisian sektor (polsek).
Sehingga, Suharsono kembali menegaskan, semua lurah terpilih, wajib datang ketika pelantikan tanggal 21 November mendatang.